Suara.com - Denny Sumargo, Farhat Abbas dan Pratiwi Noviyanthi akan dipertemukan lagi di Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk menindaklanjuti perdamaian pada 4 Desember 2024 lalu.
Namun sampai Sabtu (14/12/2024) kemarin, Denny Sumargo sebagai salah satu pihak berperkara belum mendapat informasi jelas perihal rencana pertemuan lanjutan itu.
“Ada, tapi masih belum pasti. Minggu depan katanya Kemensos mau panggil semua pihak, tapi belum valid ya, saya baru dengar isu doang. Saya juga masih menunggu kebenaran dari info yang saya dapat,” ungkap Denny Sumargo di kawasan Kemang, Jakarta.
![Denny Sumargo dan Teh Novi usai menghadap ke Mensos RI, Saifullah Yusuf di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2024). [Suara.com/Tiara Rosana]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/11/29/25754-denny-sumargo-dan-teh-novi-usai-menghadap-ke-mensos-ri-saifullah-yusuf.jpg)
Mekanisme terkait pengelolaan uang donasi untuk biaya berobat Agus Salim pun ikut terkendala dengan tidak kunjung dilaksanakannya pertemuan.
Denny Sumargo khawatir, para donatur Agus Salim akan lebih dulu mengambil langkah terhadap dana yang kini masih dikelola yayasan Pratiwi Noviyanthi tersebut.
“Coba tanya ke donatur. Saya dengar, donatur punya ancang-ancang berbahaya nih. Mereka baru infokan ke saya,” beber Denny Sumargo.
Denny Sumargo tidak menceritakan detailnya. Yang jelas, lelaki yang biasa disapa Densu memilih menyerahkan nasib uang donasi Agus Salim ke para donatur selaku yang berhak.
“Saya cuma bilang terserah. Kalau donatur mau kasih ke Agus ya kasih, kalau tidak ya tidak. Kan donatur yang punya uang itu, jadi tanya ke mereka aja mau dibawa ke mana,” jelas Denny Sumargo.
Denny Sumargo pribadi berharap kesepakatan soal mekanisme pengelolaan uang donasi Agus Salim bisa lebih dulu diteken para pihak, sebelum donatur mengambil tindakan.
Baca Juga: Gelar PhD Disebut Abal-Abal, dr Richard Lee Minta Maaf: Saya Tidak Tahu Track Record Kampusnya

Kata Denny Sumargo, langkah yang diambil para donatur bisa berdampak besar ke proses pengobatan mata Agus Salim.