Menurut dr Richard Lee, pelanggan klinik kecantikan maupun pembeli produk skincare-nya tidak melihatnya dari gelar tersebut. Namun, pernyataan tersebut disela Denny Sumargo.
"Gue ngobatin pasien karena, orang pilih skincare gue, karena gue PhD, atau karena edukasi gue?" tanya dr Richard Lee.
"Iya tapi ada konsep dimana PhD ini lu gunakan sebagai alat branding lu untuk menjual si produk," kata Denny Sumargo menimpali.
Namun, hal tersebut dibantah dr. Richard Lee. Kendati demikian, ia meminta maaf jika tempatnya bersekolah untuk meraih gelar PhD tidak sesuai dengan selera masyarakat.
"Bisa, tapi tidak pernah kugunakan (untuk menjual produk)," imbuh dr Richard Lee.
"Yang jelas murni dari niat hatiku pengin belajar dan itu bukan kedokteran, yang aku pelajari bisnis," ucapnya menambahkan.
Dokter Richard Lee menegaskan niatnya murni untuk belajar. Oleh karena itu, jika kampusnya tak sesuai dengan harapan masyarakat ia minta maaf.
"Aku minta maaf pada masyarakat kalau misalnya sekolahku kurang bagus, aku juga minta maaf dengan masyarakat, dengan doktif lah kalau sekolahku belum memuaskan orang," tuturnya.
Baca Juga: Gercep, Dokter Richard Lee Bakal Biayai Sekolah Anak-Anak Penjual Es Teh yang Dihina Gus Miftah