Tak lupa, Roy Marten melabeli kemenangan Pramono Anung dan Rano Karno di Pilkada Jakarta sebagai simbol perlawanan rakyat atas upaya pengkerdilan demokrasi dari mereka yang berkuasa.
"Ini sebuah perlawanan rakyat untuk melawan instruksi dari atas. Ini bukti rakyat tidak bisa didikte lagi," tandas Roy Marten.