"OMG I'm so happy thanks god," sambung warganet lainnya.
"Kayaknya mesti ditetapin 1 hari di Indonesia sebagai Hari Berkebaya Nasional," saran warganet.
Ada juga warganet Malaysia yang memberi komentar mengenai kebaya. Apa lagi setelah orang Indonesia merasa kebaya merupakan budaya asli Indonesia.
"Berarti kita nggak bisa bilang Malaysia atau Thailand ngeklaim kebaya lagi?," tanya seorang warganet.
"Klaim apa nya. Kebaya is also part of Malaysians history. Nama kan serumpun pasti la ada persamaan dari segi kebudayaan," jawab warganet yang diduga dari Malaysia.
"Aku rasa kamu kena baca betul-betul warisan dunia dan kolabrasi serantau juga. Semua negera Asian ada kebaya mengikut kebudayaan negara masing-masing. Xpayah jadikan benda macam musuh plak. Sape je boleh cakap kebaya dia punya. Bersyukurlah negara Asian lain termasuk Malaysia pun support Indonesia," tambah warganet Malaysia lainnya.

Keputusan kebaya masuk dalam daftar Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan UNESCO diumumkan dalam sidang ke-19 Session of the Intergovernmental Committee on Intangible Cultural Heritage (ICH) di Asuncion, Paraguay, pada Rabu (4/12/2024).
Selain kebaya, Reog Ponorogo juga telah secara resmi terdaftar dalam Warisan Budaya Takbenda UNESCO. yang pengajuannya bersamaan dengan kebaya.
Reog Ponorogo sendiri diresmikan dalam sidang ke-19 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Paraguay, pada Selasa (3/12/2024).