Suara.com - Indonesian Music Awards 2024 sukses digelar pada Senin (25/11/2024). Kemenangan band for Revenge menjadi salah satu yang paling banyak dibicarakan.
Pasalnya for Revenge memenangkan kategori Duo/Group/Band of the Year IMA 2024 mengalahkan Juicy Luicy, Maliq & D'essentials, JKT48, dan Lomba Sihir.
Juicy Luicy juga pemenang kategori Duo/Group/Band of the Year di IMA 2023, JKT48 di tahun 2022, dan NOAH pada 2021. Yuk kenalan lebih jauh melalui for Revenge berikut.
1. Perjalanan Karier For Revenge

For Revenge bukanlah band baru. Band dengan aliran rock alternatif tersebut dibentuk di Bandung pada 2006 oleh Archims Pribadi (drum), Abie Nugraha (bas), dan Hagie Juliandri (gitar).
Nama for Revenge dipilih untuk menggambarkan pembalasan atas kekecewaan para personelnya melalui karya musik. for Revenge akhirnya debut dengan Boniex Noer sebagai vokalis.
Lagu "Fiksi" membuat for Revenge mulai dikenal. Single "Sendiri" yang rilis setelah album kedua "Second Chance" pun berhasil menjadi nominasi Best Rock Song di VIMA 2013
Bongkar-pasang personel dialami for Revenge beberapa kali. Puncaknya saat Abie Nugraha yang merupakan pendiri grup hengkang pada 2015, for Revenge lantas memutuskan vakum.
Di tahun 2016 pun, Boniex Noer keluar dari grup. Sepanjang 2016-2019, for Revenge berusaha bangkit dengan mengisi kekosongan beberapa personelnya terutama vokalis, tetapi bongkar-pasang masih terus berlanjut.
Atas desakan fans yang menyebut diri mereka for Revenge Family, Boniex Noer akhirnya kembali menjadi vokalis di akhir tahun 2019. Setelah Boniex kembali, single "Perayaan Patah Hati" yang dinyanyikan bersama Wira Nagara cukup sukses.
Baca Juga: For Revenge Merilis Single Penyangkalan, Angkat Isu Toxic Sebuah Hubungan
Kontrak dengan Sony Music Indonesia pada 2024 menjadikan for Revenge semakin dikenal. Single "Sadrah" dirilis untuk menandai awal baru tersebut.