Kronologi Kasus Donasi Agus Korban Penyiraman Air Keras, Kini Cuma Tersisa Rp1 Juta?

Yazir Farouk Suara.Com
Senin, 18 November 2024 | 16:37 WIB
Kronologi Kasus Donasi Agus Korban Penyiraman Air Keras, Kini Cuma Tersisa Rp1 Juta?
Kronologi Kasus Donasi Agus versi Densu [YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Selanjutnya, Densu meminta Farhat Abbas mundur sebagai pengacara Agus apabila tidak bisa menyelesaikan kasus donasi ini.

Pasalnya Agus pun bisa kena jerat hukum akibat menyertakan rekening pribadi untuk donasi. Agus juga yang akan merugi apabila donatur, bahkan meski jumlahnya cuma satu, mengajukan banding di pengadilan nanti.

8. Donatur Tuntut Uang Donasi Dikembalikan

Kronologi Kasus Donasi Agus versi Densu
Kronologi Kasus Donasi Agus versi Densu

Masalah semakin melebar ketika muncul petisi para donatur minta uang mereka dikembalikan. Oleh sebab itu, Denny Sumargo kembali memberikan wadah untuk mediasi.

Melalui channel YouTube miliknya, Densu menggelar acara mediasi dari pihak Novi, Agus, dan donatur. Densu menolak menjadi MC karena tak ingin subjektif, mengingat ia sedang bermasalah dengan Farhat Abbas pengacara Agus.

Acara tersebut belum menemukan titik yang disepakati semua pihak. Maka Densu membuat petisi untuk para donatur memilih nasib uang yang mereka berikan kepada Agus.

Pada Senin (18/11/2024), hasil sementara menunjukkan sebanyak 266 donatur dengan nilai donasi Rp108 juta meminta uang mereka dialihkan kepada pihak yang lebih membutuhkan.

Sedangkan 89 donatur dengan nilai donasi Rp19,6 juta minta dikembalikan. Hanya 9 donatur dengan nilai donasi Rp1,2 juta yang masih mau memberikannya untuk Agus Salim, sementara 183 donatur menyerahkan data tidak valid.

Itu dia kronologi kasus donasi Agus versi Densu yang dibeberkan dalam podcast terbaru Deddy Corbuzier. Bagaimana pendapatmu?

Kontributor : Neressa Prahastiwi

Baca Juga: Denny Sumargo Bongkar Motif Satroni Rumah Farhat Abbas, Singgung Harga Diri

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI