"Kalau benar adanya, tindakan ini sudah mengarah pada pelanggaran etika dan penyalahgunaan kekuasaan. Namanya pejabat, memisahkan urusan pribadi dari jabatan itu penting untuk menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat," kritik seorang warganet.
"Maklum prof, jabatan baru. Jadi harus dipamerkan ke semua orang, termasuk pada saat mengadakan acara yang sifatnya pribadi dan bukan agenda kementerian," sindir warganet lain.
"Jelas pakai anggaran kementerian, dong. Mumpung lagi menjabat sebagai menteri," duga warganet lainnya.