Suara.com - White Party atau pesta putih yang kerap diselenggarakan P Diddy mendadak semakin sering dikulik oleh publik yang penasaran dengan kasus kejahatan seksual yang dilakukan rapper tersebut.
Diketahui bahwa P Diddy merupakan maestro dunia musik yang terkenal sepanjang tahun 2000-an. Dia kerap melakukan kerjasama dengan beberapa artis papan atas seperti Usher, Jennifer Lopez dan Mary J Blige.
Selain pergaulannya dengan para artis papan atas itu, rapper bernama asli Sean Combs itu juga terkenal kerap menggelar sebuah pesta yang disebutnya sebagai White Party.
White Party kerap diadakan setiap tahunnya antara tahun 1998 hingga 2009. Awalnya pesta tersebut diadakan di Hamptons, sebelum akhirnya pindah ke lokasi eksklusif lainnya.
White Party yang diadakan P Diddy itu menarik perhatian banyak orang khususnya yang haus akan ketenaran.
Apa itu White Party?
Melansir Elle, White Party adalah pesta yang digelar oleh P Diddy untuk kalangan tertentu. Dalam pesta tersebut P Diddy mengharuskan para tamu mengenakan pakaian serba putih, dengan dekorasi pesta yang juga sesuai dengan tema putih.
Di tahun 2006 Diddy memberitahukan pada Oprah Winfrey bahwa pakaian dan dekorasi serba putih dimaksudkan untuk "menyingkirkan citra semua orang dan menempatkan kita semua dalam warna yang sama, dan pada level yang sama."
Diddy juga pernah menggambarkan pesta-pesta itu sebagai sesuatu yang "meruntuhkan batasan ras dan meruntuhkan batasan generasi."
Baca Juga: Tuai Sorotan, Skandal P Diddy Bakal Dikupas Tuntas dalam Serial Dokumenter

Kapan Pertama Kali White Party Diadakan?