"Itu kan tidak terlepas dari sejarah-sejarah dan Orde Baru juga. Kita kan pasti belajar saat rezim baru itu, bagaimana otoriternya, korupsinya, dan sebagainya," kata Iqbal.
"Itulah yang mendorong saya menyembunyikan latar belakang saya, waktu itu pemikiran pendek saya, agar saya tidak dianggap dari bagian itu, saya tidak terbayang-bayangi ayah saya dan ibu saya. Saya mau dikenal sebagai seorang Iqbal Ramadhan dan bisa berdiri di kaki saya sendiri," tegasnya.