Suara.com - Di tengah keramaian isu perselingkuhan artis serta isu negara yang memanas karena ada kelompok yang ingin melumpuhkan demokrasi di Indonesia, nama Raffi Ahmad kena getahnya. Dia disebut tak ikut menyuarakan jeritan rakyat dan malah menjadi pendukung rezim.
Raffi dan istrinya, Nagita Slavina sampai akan diboikot dan beberapa followersnya hilang sampai ratusan ribu secara perlahan. Namun malah kini muncul isu baru yang menyinggung tentang ibu Raffi Ahmad, Amy Qanita atau Mama Amy.
Mama Amy disebut oleh sebuah akun X (@/nochucherryy) adalah seorang perebut laki orang atau pelakor. Dia menceritakan hal itu karena keluarganya yang sudah menjadi korban.
"Alasan lain mengapa harus boikot Raffi Ahmad dan keluarganya adalah karena ibunya adalah pelakor. Dia tidak hanya menghancurkan keluargaku tapi masa kecilku," tulis akun tersebut.
Bahkan dia membeberkan bukti soal isu Mama Amy menjadi pelakor berupa pemberitaan di tahun 2021 silam.
Akun tersebut melanjutkan memberikan bukti lain seperti chat dari Mama Amy untuk sang ayah. Terlihat nomor yang tak disimpan namun ada foto Mama Amy di situ.
Dia menyebut saat terjadi hubungan gelap ibu Raffi Ahmad dan ayahnya, dia baru berusia 8/9 tahun. Waktu itu ada sebuah kartu ucapan ulang tahun yang juga menyebutkan nama Raffi dan adik-adiknya, Nisya Ahmad dan Syahnaz Sadiqah.
Orang itu hanya bisa menangis saat itu karena keluarga Raffi Ahmad sudah mengambil ayahnya sebagai pengganti ayah mereka yang sudah meninggal dunia.
Baca Juga: Raffi Ahmad Jadi Bulan-bulanan Baru Nyatakan Dukung Putusan MK: Udah Telat Lur
"Gue masih inget banget secara jelas umur 8/9 gt nemuin kartu ucapan, 'Happy birthday bapak! Semoga sehat selalu - Aa, Nisya, Nanas'. I cried because they're talking about MY DAD. And then i realized they had replaced their deceased biological dad and in return, took mine," curhatnya.