Suara.com - Kimberly Ryder muncul ke publik untuk mengklarifikasi soal tudingan orang mengenai pilihannya melahirkan di bidan, bukan rumah sakit saat anak kedua.
Meski tak sedikitpun membahas soal suaminya, Edward Akbar yang dicap pelit karena membiarkan dirinya lahiran di bidan, Kim justru mengungkapkan fakta lain.
Menurutnya, melahirkan di bidan bukan hanya keputusan Edward Akbar melainkan juga dirinya yang bersedia.
Bukan tanpa alasan, Kim menyebut memilih bisa karena saat itu masih darurat Covid-19 sehingga untuk melahirkan di rumah sakit memerlukan protokol yang ketat.
Bukan hanya itu, pengalaman melahirkan anak pertama di rumah sakit juga berpengaruh pada pandangannya soal proses melahirkan. Saat lahiran di rumah sakit, dia ditemani bidan.
Hal itu membuat dia menganggap bidan saja cukup karena mereka memang lebih fokus pada proses persalinan seseorang.
Jadi artis 31 tahun ini kembali menegaskan jika lahiran di bidan bukan soal kesederhanaan atau sikap pelit suaminya.
"Maaf ingin mengklarifikasi aja kalau soal lahiran di bidan itu memang pilihan kami bersama. Saat itu lagi di tengah-tengahnya Covid baget, akupun juga ngerasain anak pertama lahir di RS besar di UK dan yang nanganin aku hanya bidan (midwife) semua tanpa adanya dokter sama sekali," kata Kimberly di Instagram Story.
"Jadi aku pikir ya kenapa harus lahiran di rumah sakit dengan semua keribetan protokol Covidnya pada masa itu. Padahal di rumah sakit pun yang nanganin juga bidan doang, dokter datang belakangan. Alhamdulillah anak pertama juga lahiran secara normal. anak kedua juga insya Allah akan normal. Jadi enggak ada hubungannya sama 'kesederhanaan' ya. Orang memang bidan tuh paling ngerti dalam bidangnya," katanya menyambung.
Baca Juga: Dari Perseteruan Kimberly Ryder dan Edward Akbar, Apa Pentingnya Perjanjian Pranikah?

Ternyata pilihan Kimberly Ryder lahiran di bidan juga sama dengan beberapa warganet.