Namun, pemilik akun juga sempat mengancam warganet lain yang menyebarkan komentarnya di dalam ruang komunitas ke ranah luar.
"Pesan saya untuk anda, yang menyebarkan komentar saya kemarin ke luar komunitas, saya tidak tahu siapa anda dan apa tujuan anda menyebarkan hal tersebut. Yang jelas, cepat atau lambat anda akan menyusul saya. Silakan anda artikan sendiri maksud saya tentang menyusul," peringatnya.
Diketahui, permasalahan ini bermula dari komentar akun @ProjectHunterA tentang kematian Ustaz Jefri Al Buchori pada 2013 silam.
Menurut akun tersebut, mendiang Uje bodoh karena keegoisannya dalam mengendarai motor berdampak buruk terhadap keluarga, terutama anak-anak yang tumbuh tanpa sosok ayah.
"Kalo saya jadi anaknya si bakal dendam kesumat sampe gede, gara-gara ayah yang tolol nurutin ego bodohnya, anak jadi tumbuh fatherless dan mendem beban seumur hidup," komentar @ProjectHunterA.
"Lihat aja itu anak Uje, mentalnya jadi rada-rada karena tumbuh fatherless," ejeknya dalam sebuah komentar di postingan Komunitas Marah Marah.