Suara.com - Kasus penggelapan uang Rp1,3 miliar oleh Batara Ageng selaku eks manajer Fuji, semakin memberikan hal positif bagi sang selebgram. Pasalnya, Batara kini sudah ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan oleh pihak kepolisian.
Mantan kekasih Thariq Halilintar ini sedari awal bersikeras membawa kasus ini ke ranah hukum. Kerugian sebesar Rp1,3 miliar yang harus dihadapi oleh Fuji membuat asal usul dari sosok Batara Ageng ini dipertanyakan. Termasuk mengenai awal mula dari pertemuan antara Fuji dan Batara.
Batara Ageng bukan sosok yang asing bagi Fuji sedari awal. Menurut perbincangannya di masa lalu, Fuji mengenal Batara sebagai teman dari kakaknya, Fadly Faisal.
Pertemuan pertama mereka terjadi di sebuah pameran sepatu. Diceritakan bahwa saat itu, baik Fuji maupun Fadly Faisal maupun Batara Ageng belum mapan secara finansial.
"Waktu itu kan abangku temenan sama dia (Batara), kami waktu itu lagi ngelihat pameran sepatu. (Saat) itu, aku masih enggak punya duit sama sekali, kami tanggungan banyak , tapi enggak ada duit. Terus Batara ikut enggak ada duit juga," kata Fuji, dilansir dari akun TikTok @bb.wiranatta
Pertemuan tersebut kemudian berlanjut ke ranah profesional. Fadly Faisal menjadi pihak yang menyarankan kepada Fuji untuk menggandeng Batara sebagai manajer.
Namun Fuji dibuat ragu dengan gaya hidup dari Batara yang dianggapnya lebih mewah. Terbukti dari tipe sepatu yang mereka kenakan.
"Terus Ai bilang' udah itu (kerja) sama Batara'. Ah enggak mau. Lihat aja sepatunya Gucci. Batara hidupnya mewah banget, masa gue pake Converse, Batara pake Gucci, lebih tajiran manajer," ujar Fuji dalam ceritanya.
Namun rekomendasi dari Fadly Faisal itu mau tak mau diterimanya. Bukan hanya soal Fadly yang terus mendorong Fuji untuk menerima Batara, tetapi juga soal itikad yang dilakukan oleh eks manajernya saat itu.
"Dia (Batara) ke rumahku, dia enggak bawa baju apapun, dia nginap (selama) empat hari. Jadi bajunya selalu dikirim-kirim gitu. Jadi aku kayak, 'oh niat juga ini orang'," tutur Fuji yang akhirnya menerima Batara sebagai manajer.