“Gue akan bilang gini, 'kamu siap enggak nanti kalau punya pasangan yang cara doanya berbeda. Siap enggak kalau anak-anak ada yang ikut kamu, ada yang ikut istri'. Kita satu cara (doa) aja berpisah, apalagi yang berbeda syariat,” beber Maia panjang.
“Tapi kan kita enggak tahu yang namanya jodoh ya. Kadang berbeda bisa akur sampai meninggal. Sama (agama) pun bisa di tengah jalan,” tandas Maia.
Kontributor : Anistya Yustika