Suara.com - Film horor di Indonesia memang sedang menjamur. Namun jarang terdengar film dengan genre tersebut yang mengangkat kisah mistis dari tanah timur Indonesia, Papua.
Berangkat dari langkanya kisah horor dari Indonesia Timur, Bona bersama sahabatnya berinsiatif menggarap film bertema daerahnya dengan judul Suanggi: Ilmu Terkutuk.
![Para cast, sutradara dan produser film Suanggi saat konferensi pers di Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Sabtu (25/5/2024) [Suara.com/Rena Pangesti]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/05/26/48097-film-suanggi.jpg)
"Ada beranekaragam genre horor di Indonesia. Kami mau menunjukan identitas Indonesia dengan keberagaman sukunya, lewat Suanggi," kata Bona dalam konferensi pers di Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Sabtu (25/6/2024).
Bona menambahkan, "Kami pengin (film horor) nggak terpusat sama budaya Jawa. Kami mau mengekspose budaya Timur juga."
Setelah pemilihan ide, maka pemilihan cast pun diperhatikan dengan sangat apik. Pangeran Lantang bahkan harus melakukan beberapa casting untuk mendapat peran di film Suanggi: Ilmu Terkutuk.
"Aku sampai ikut casting berulang-kali demi mendapatkan tawaran film ini," kata Pangeran Lantang.
Setelah melalui proses, Pangeran Lantang berhasil menjadi bintang utama di film ini. Namun tantangannya, tidak hanya ada saat ia berjuang di casting.
"Dialeg dan bahasa juga sulit sekali, dari awal memang agak kesulitan. Karena dibantu cast yang berasal dari Papua, jadi terus belajar sih," kata Pangeran Lantang.
Selain Pangeran Lantang, ada pula Carissa Perusset. Sebagai artis dengan banyak projek, ia ternyata baru pertama kali terlibat dalam kisah dari Indonesia Timur.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Film Ariel Tatum, Catatan Harian Menantu Sinting Teranyar
"Aku belum pernah bermain dalam film yang mengangkat tentang Papua dan horornya berbeda dengan film yang lain," kata Carissa Perusset.