Diskusi PWF sebelumnya dibubarkan oleh sebuah organisasi masyarakat (ormas) di Hotel Oranjie, Denpasar, Bali. Pembubaran diwarnai kekerasan fisik dan verbal.
Ormas yang membubarkan berlasan diskusi yang diikuti oleh pemerhati, akademisi, dan aktivis PWF melanggar Peraturan Gubernur (Pergub) Bali.