
Semisal dari kedua belah pihak sama-sama keras, si laki-laki bisa mengambil sikap. Ustaz Felix Siauw menamai sikap ini dengan "speak dewa".
"Ibu saya protes, 'istri kamu ya.. Gini, gini'. Seorang suami bisa bilang, 'Ya mi, namanya masih muda, belajar, kalau mami kan sudah pro'. Kalau ke istri, ngomongnya beda lagi, 'Ya, maklum lah, namanya orangtua," ucap sang ustaz memaparkan.
Ustaz Felix Siauw juga mengingatkan, "Bukan cowok yang gentle ketika dia memprioritaskan ibu dan meninggalkan istri."
Walaupun memang secara hukum, sampai kapanpun seorang laki-laki adalah milik ibunya sampai mati. Sementara perempuan, adalah milik ayahnya hingga ia menikah nanti.