Namun, AM Hendropriyono juga bukan berasal dari keluarga sembarangan. Kepala BIN pertama yang menjadi profesor Ilmu Filsafat Intelijen pertama diduhia dan mendapat julukan "The Master of Intelligence" ini merupakan keturunan orang terpandang.
Pada 2016 lalu, mertua Andika Perkasa ini pernah mendapat gelar Pangeran Harya Hikmadiraja dari Sultan Banjar, Sultan Haji Khairul Saleh.
Gelar "Pangeran" yang disematkan pada AM Hendropriyono ini juga bukan tanpa alasan. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada Kepala Badan Intelijen Negara, mertua Andika Perkasa ini ternyata juga keturunan dari Kesultanan Banjar.
Berdasarkan berbagai informasi, kakek buyut AM Hendropriyono adalah Raden Tumenggung Soeria Kosoema yang merupakan seorang Ronggo.
Di masa lampau, seorang Ronggo sama halnya dengan seseorang dengan jabatan walikota atau bupati selama periode 1876-1893.