Suara.com - Deretan narasi muncul di tengah kasus bullying viral di Binus School Serpong, yang turut menyeret putra Vincent Rompies, Legolas. Tak cuma menyerang pelaku, sang korban bullying pun ikut diterpa cerita miring.
Sebagaimana terlihat di platform media sosial X, ada sebuah akun yang memposting deretan cerita tentang latar belakang korban bullying geng putra Vincent Rompies.
Ia dinarasikan sebagai salah satu murid bermasalah yang sering melakukan pelecehan seksual ke para siswi.
![Vincent Rompies menjalani pemeriksaan di Polres Tangerang Selatan, Kamis (22/2/2024), terkait kasus perundungan yang dilakukan anaknya, Legolas. [Intens Investigasi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/02/22/17230-vincent-rompies.jpg)
Ada juga yang mengatakan bahwa aksi putra Vincent Rompies dan geng terhadap korban bukan bentuk bullying. Korban disebut sebagai salah satu calon anggota geng yang sudah menyetujui adanya kegiatan perploncoan.
Cerita-cerita itu coba dimintakan konfirmasi ke Vincent Rompies selaku orang tua Legolas. Publik penasaran apakah Legolas sempat menceritakan hal itu ke Vincent.
Hanya saja, Vincent Rompies mengaku tak tahu menahu soal itu. Vincent bahkan tidak peduli dengan berbagai narasi yang menyudutkan korban, karena sadar betul bahwa tindakan Legolas dan gengnya tidak dapat dibenarkan.
“Saya tidak peduli apa pun,” ujar Vincent Rompies usai dipanggil penyidik Polres Metro Tangerang Selatan, Kamis (22/2/2024).
Vincent Rompies cuma mau fokus mengawal proses hukum atas kasus bullying Legolas dan gengnya, yang kini sudah ditangani polisi. Ia berjanji akan ikut membantu penyidik mengusut tuntas kasus tersebut.
![Vincent Rompies menjalani pemeriksaan di Polres Tangerang Selatan, Kamis (22/2/2024), terkait kasus perundungan yang dilakukan anaknya, Legolas. [Intens Investigasi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/02/22/56457-vincent-rompies.jpg)
“Saya apresiasi kinerja Polres Tangsel ini. Insya Allah prosesnya nanti berjalan lancar,” kata Vincent Rompies.
Di sisi lain, Vincent Rompies juga sedang mengupayakan restorative justice atau bentuk penyelesaian masalah lewat jalur kekeluargaan dengan korban. Ia masih berusaha membangun komunikasi dengan korban dan keluarga agar mau berdamai.