Sementara itu protes dari warganet justru muncul usai Verrell Bramasta menyampaikan niatnya tersebut. Sebab beberapa warganet menyebut bila gaji yang diterima anggota DPR RI tergolong kecil. Hal ini berbanding terbalik dengan tunjangan yang diterima.
Menilik dari Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2000, gaji anggota DPR RI ditetapkan sebesar Rp 4.200.000 per bulan. Sementara itu jumlah tunjangan yang diterima bisa mencapai lebih dari Rp10 juta setiap bulannya.
"Tunjangannya aja yang dikasih ke masyarakat," celetuk seorang warganet.
"Jangan gaji, tapi tinjangannya jauh lebih gede, sampai miliaran," komentar warganet lain.
"Masyarakat lebih membutuhkan wakil yang amanah yang mau memperjuangkan hak-hak rakyat, memberikan gaji bukan solusi yang tepat," timpal warganet yang berbeda.