Suara.com - Kabar miring mulai mengiringi perceraian Ria Ricis dan Teuku Ryan. Sikap bungkam kedua pasangan membuat berbagai rumor merebak di kalangan masyarakat.
Terbaru, muncul rumor bahwa Teuku Ryan tak lagi menyentuh Ria Ricis setelah putri mereka, Moana lahir. Hal itu memancing asumsi publik bahwa Ryan mengidap penyimpangan seksual.
Gosip soal Teuku Ryan tak pernah menyentuh Ria Ricis lagi setelah Moana lahir pun sudah sampai ke telinga sahabat sang konten kreator. Salah satunya Dokter Aditya Surya Pratama, yang langsung menepis isu penyimpangan seksual Teuku Ryan.

Dalam sebuah wawancara, Aditya Surya Pratama menyampaikan diagnosa awal terkait rumor Teuku Ryan tak lagi menyentuh Ria Ricis setelah Moana lahir. Lelaki yang biasa disapa Adit membuka kemungkinan bahwa hal itu ada kaitannya dengan sindrom baby blues.
“Kalau istilah kedokteran ya, seorang ibu habis melahirkan ini lebih ke ada baby blues syndrome dan lain-lain,” ujar Aditya Surya Pratama di Grand Indonesia, Jakarta, Sabtu (3/2/2024).
Bisa jadi, Ria Ricis terkena baby blues setelah Moana lahir. Hormon yang tidak stabil akibat baby blues berpeluang besar dalam mempengaruhi kualitas hubungan Ricis dan Teuku Ryan.
“Akan ada banyak faktor stres yang didapatkan setelah melahirkan. Seorang perempuan punya ekspektasi, jadi saat tidak terpenuhi ekspektasinya, hormon akan tidak stabil,” terang Aditya Surya Pratama.
“Ada nantinya yang membuat si ibu stres. Dari situ, maka akan timbul masalah atau jadi lebih sensitif,” imbuhnya.

Hanya saja, Aditya Surya Pratama menegaskan bahwa penjelasannya cuma diagnosa atau dugaan saja. Ia tidak mau masuk terlalu jauh dalam masalah yang dialami Ria Ricis dan Teuku Ryan, sampai keduanya enggan bersentuhan satu sama lain.
Baca Juga: Sakit Hati Perceraiannya Dituding Bakal Dijadikan Konten, Ria Ricis Unfollow Kemal Palevi
“Kalau yang itu seperti apa, no comment,” ucap Aditya Surya Pratama.