Suara.com - Tingkah Caren Delano di salah satu tayangan program Pagi Pagi Ambyar Trans TV baru-baru ini sempat disorot. Ia tampak ketakutan sampai buru-buru ganti gaya ketika disinggung Vega Darwanti soal penampilan yang mirip perempuan.
"Kak Caren kok mirip budhe-budhe?" celetuk Vega Darwanti, dalam salah satu tayangan ulang Pagi Pagi Ambyar yang diunggah di kanal YouTube Trans TV, Rabu (24/1/2024).
"Woy! Woy! Bro ini! Lakik!," jawab Caren Delano, sambil mengubah posisi duduk jadi lebih tegap dengan suara yang dibuat lebih berat.
![Ivan Gunawan. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/01/22/87878-ivan-gunawan.jpg)
Ternyata, sikap yang Caren Delano tunjukkan cuma bagian dari lelucon. Sama seperti Ivan Gunawan, Caren juga tak mau cara bersikap atau berbusananya diatur-atur saat tampil sebagai pekerja seni.
"Apa pun bentuk seni, seni itu beragam, luas," ujar Caren Delano di Hotel Borobudur, Jakarta.
Caren Delano bahkan menyinggung sejumlah unsur dalam seni tradisional Indonesia, yang bahkan lebih terang-terangan menuntut para pelakunya untuk tampil bak perempuan.
"Kalau kita mendalami lagi nilai tradisional seni Indonesia, banyak sekali yang malah memang dandannya harus kayak perempuan, dengan tarian dan lain-lain," kata Caren Delano.

Caren Delano pun tegas menyatakan bahwa sebagai sesama pekerja seni, ia tetap berdiri di sisi Ivan Gunawan. Masing-masing dari mereka, termasuk Ivan, punya hak untuk mengekspresikan diri dengan gaya apa saja.
"Ivan Gunawan adalah Ivan Gunawan. Dia memang punya standar untuk bisa mempresentasikan dirinya seperti apa," kata Caren Delano.
Baca Juga: Gegara Permasalahan Ivan Gunawan dengan KPI, Jirayut Tegaskan Statusnya: Cowok!
Caren Delano juga menegaskan tidak ada siapa pun yang berhak mengkritik atau menghakimi Ivan Gunawan atas ketersinggungan terhadap teguran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), atas gaya berbusana yang dianggap mirip perempuan.