Inul Daratista Cecar Sandiaga Uno soal Pajak Hiburan Naik

Ferry Noviandi Suara.Com
Sabtu, 20 Januari 2024 | 08:30 WIB
Inul Daratista Cecar Sandiaga Uno soal Pajak Hiburan Naik
Inul Daratista. [Suara.com/Revi Cofans Rantung]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Aduan Inul Daratista soal kenaikan pajak hiburan sekitar 40-70 persen akhirnya didengarkan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Uno.

Inul Daratista dan Sandiaga Uno mengobrol dengan Sandiaga Uno lewat video call dalam acara yang dibawakan Hotman Paris, baru-baru ini.

Sang menteri rupanya tidak terlalu setuju dengan kebijakan pemerintah menaikkan pajak hiburan yang disebut Inul Daratista bisa membuat para pengusaha sepertinya menjerit.

Kendati demikian, Sandiaga Uno tak bisa berbuat apa-apa. Hal ini membuat Inul Daratista terus mencecar Menparekraf tersebut.

"Pak mohon maaf nih Pak, saya potong nih Pak Sandi," ujar Inul Daratista, mengutip dari video unggahan akun TikTok @pakertekw1.

"Artinya, kita kan menunggu nih pak, tapi kan aturan harus segera ditetapkan. Ini kita menunggu MK (Mahkamah Konstitusi) ketok palu atau kita hold dulu ini," kata pemilik rumah karaoke Inul Vizta ini melanjutkan.

Pedangdut asal Jawa Timur itu terus mencecar Sandiaga Uno, meminta kejelasan tentang pajak hiburan yang dinaikkan.

"Enggak usah bayar dulu atau gimana? Saya masih belum tahu ini jawabannya Bapak Sandi. Karena kan pembayaran untuk Januari harus segera masuk di Februari, Pak," imbuh istri Adam Suseno ini.

"Ini kita bayar 25 persen yang kemarin, yang kami sudah mau modyar (mati), Pak. Atau pakai aturan yang baru, nih? Ini kita masih tanda tanya nih, Pak," imbuhnya.

Baca Juga: Berjuang Lawan Kenaikan Pajak Hiburan, Inul Daratista: Mohon Pak Jokowi Dengarkan Kami

Menparekraf Sandiaga Uno.(Dok. Istimewa)
Menparekraf Sandiaga Uno. [Dok. Istimewa]

Inul Daratista merasa selama ini mereka digantung oleh kebijakan pemerintah. Inul juga meminta solusi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI