Suara.com - Debat capres ketiga dilangsungkan pada hari ini, Minggu (7/1/2024). Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo akan beradu gagasan tentang pertahanan, keamanan, hubungan Internasional dan geopolitik.
Beberapa jam sebelum debat, Ganjar Pranowo membuka forum di platform X atau Twitter. Ia menawarkan ke para pengguna X untuk membuat usulan pertanyaan yang akan dilayangkan dalam debat.
“Ada masukan pertanyaan untuk debat ketiga? Temanya Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional, dan Geopolitik ya. Serius boleh, nggambleh nggak apa-apa. Ketua siap mencatat,” tulis Ganjar Pranowo, Sabtu (6/1/2024).
Unggahan Ganjar Pranowo langsung direspon komika Adjis Doaibu. Dalam candanya, Adjis meminta Ganjar mengangkat isu perdagangan senjata ilegal yang dilakukan Mamat Alkatiri.
“Ini pak, titipan keresahan warga. Bagaimana cara para calon presiden untuk menghentikan penjualan senjata rakitan (baca: oleh Mamat Gun Shop),” kata Adjis Doaibu di kolom komentar.
Kreator konten Ferry Irwandi pun ikut berkomentar atas isu perdagangan senjata ilegal oleh Mamat Alkatiri, yang biasa dijadikan bahan lelucon oleh para pengguna X. Ia menjelaskan ke Ganjar Pranowo bahwa gurita bisnis Mamat sudah menjamur di Jawa Tengah.
“Penyebarannya sudah masif pak di Jateng dan sangat meresahkan warga,” terang Ferry Irwandi.
![Komika Adjis Doaibu di kawasan Pejaten, Jakarta, Minggu (22/10/2023). [Suara.com/ Adiyoga Priyambodo]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/10/22/49495-komika-adjis-doaibu-di-kawasan-pejaten-jakarta-minggu-22102023.jpg)
Ganjar Pranowo, yang mengenal baik sosok Mamat Alkatiri pun merespon tulisan Adjis Doaibu dan Ferry Irwandi. Ia ikut melontarkan candaan dengan membenarkan bahwa pergerakan Mamat sudah di taraf meresahkan.
“Wah, meresahkan,” kata Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Ketahuan Dinner bareng Prabowo, Ganjar Desak Jokowi Ngaku Sudah Berpihak di Pilpres 2024
Tahu lelucon teman-temannya direspons Ganjar Pranowo, Mamat Alkatiri langsung bergerak. Ia berusaha menetralkan situasi dengan menjelaskan ke Ganjar bahwa apa yang disampaikan teman-temannya cuma fitnah.