Suara.com - Perjuangan Melanie Subono untuk menyuarakan ketidakadilan di Twitter atau X, berhenti sejenak. Ini karena akun di media sosial seniman juga aktivis tersebut mendadak hilang.
Melanie Subono sebenarnya tidak heran atas apa yang dialami ini. Sebab ternyata, putri promotor Adrie Subono tersebut pernah mengalami hal serupa.
![Melanie Subono [Instagram/@melaniesubono]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/12/06/33885-melanie-subono-instagramatmelaniesubono.jpg)
"Di gue, sudah kejadian sejak beberapa belas tahun lalu, sebelum orang-orang pada ikutan teriak politik," kata Melanie Subono di Instagram, Kamis (21/12/2023).
Sebelum akun Twitternya hilang, Melanie Subono juga sempat diminta untuk diam alias tidak bersuara tentang apa yang terjadi di Indonesia.
"Pada masa pesta nganu 5 tahun lalu, gue pun 'ditawar'. Tapi ditawar diam selama masa nganu," ujar seniman 47 tahun itu.
![Melanie Subono [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/03/14/39989-melanie-subono.jpg)
Namun Melanie Subono menolak untuk melakukannya. Hingga kini, seniman yang keras bersuara soal HAM hingga lingkungan tetap melakukan perlawanan.
Kisah Melanie Subono yang dibungkam juga pernah diceritakannya kepada Suara.com. Kala itu ia mengaku ditawar hingga miliaran rupiah untuk diam.
"(penawarannya) Rp 2 miliar selama masa kampanye. Biar gue nggak bawel aja," kata Melanie Subono ditemui di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan pada Januari 2021.
"Sebenernya kalau mau gue ambil pun, orang nggak ada yang tau, tinggal diem. Tapi itu nggak berlaku buat gue," ujarnya lagi.
Baca Juga: Penyanyi Andrigo Dituduh Tak Akui Anak, El Rumi Jadi Presiden Klub Sepakbola
Sama seperti cerita di Instagramnya, Melanie Subono jelas-jelas menolak tawaran tersebut. Baginya, jangankan uang Rp 2 miliar, tawaran Rp 10 miliar pun jika diminta diam, ia akan menolaknya.