Sementara Coki Pardede dan Tretan Muslim sendiri menanggapi santai permasalahan tersebut. Mereka paham dengan risiko kontennya yang disebar di media sosial.
Keduanya malah justru mempertanyakan niat dan maksud si penyebar video yaitu Ustaz Hilmi Firdausi, padahal seperti yang diketahui video itu sendiri sudah dihapus dari kanal YouTube Majelis Lucu Indonesia.
"Gue juga paham apapun yang kita upload di sosial media, kemungkinan suatu saat akan ada masalah. Bila itu suatu saat dinaikkan kembali, permasalahannya bukan di kita, tapi yang naikin ada masalah apa," kata Coki Pardede.
"Kalau dengan video lama diupload kembali, jangan-jangan mereka masih punya stok video lama ya," imbuh Tretan Muslim berkelakar.