Suara.com - Kabar berpulangnya Nani Wijaya layaknya petir di siang bolong bagi sahabatnya, Connie Sutedja. Ia langsung terkulai lemas saat mendengar informasi tersebut dari keluarga.
"Begitu dengar kabar itu, badan lemes semua, kayak mati rasa," kata Connie Sutedja di rumah duka, kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (16/3/2023).
![Nani Wijaya bersama dua sahabatnya, Connie Sutedja dan Rina Hasyim [Youtube/Net Family]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/03/16/36853-nani-wijaya-bersama-dua-sahabatnya-connie-sutedja-dan-rina-hasyim.jpg)
Connie Sutedja sempat tak rela melepas kepergian Nani Wijaya. Masih lekat dalam ingatan bagaimana kedekatan mereka semasa sehat.
"Kalau ke mana-mana kan kami selalu berdua. Kata orang sampai dibilang kembar siam," ujar Connie Sutedja.
Batin Connie Sutedja makin sesak kala teringat bagaimana Nani Wijaya masih bisa menyemangatinya saat mereka sama-sama sakit.
![Connie Sutedja duduk di kursi roda saat melayat ke rumah duka Nani Wijaya, Sentul, Bogor, Jawa Barat [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/03/16/24629-connie-sutedja-duduk-di-kursi-roda-saat-melayat-ke-rumah-duka-nani-wijaya.jpg)
"Sebelum sakit parah dia pernah telepon saya. Ada ini kenang-kenangannya, ada video, dia bilang, 'Connie, bangun Connie. Katanya mau ke sini'," kata Connie Sutedja mengisahkan.
Hal itu juga yang membuat Connie Sutedja menyesal karena tak bisa mendampingi Nani Wijaya di saat-saat terakhir. Ia merasa belum berkontribusi apa pun sejak kesehatan sang aktris memburuk.
"Saya nyesel, waktu dia pergi saya nggak bisa nemenin. Saya juga sedih nggak bisa bantu," kata Connie Sutedja.
Hanya saja, Connie Sutedja tetap berusaha mengikhlaskan kepergian Nani Wijaya. Ia percaya, Tuhan punya rencana lebih baik untuk perempuan 78 tahun.
Baca Juga: Pernah Meraih Piala Lifetime Achievement, Ini Prestasi dan Profil Nani Wijaya
"Dia sudah senang kembali," ucap Connie Sutedja.