Suara.com - Cuitan Kiky Saputri soal pengalaman mertuanya berobat di rumah sakit Indonesia dan luar negeri, mengundang reaksi banyak pihak. Salah satunya hadir dari penulis Clara Ng.
Clara Ng curhat di Twitter soal kesaksian ayahnya yang memilih berobat di rumah sakit Singapura, ketimbang Indonesia.
"Saya lagi di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura mengantarkan ayah (80 tahun di kursi roda)," kata Clara Ng mengawali cerita di Twitter, Kamis (9/3/2023).
Clara Ng mengatakan, alasan ayahnya berobat di luar negeri, bukan karena dokter di Indonesia tidak berkompeten. Melainkan sikap segelintir dokter yang membuatnya tidak tahan menghadapinya.
"Dokter-dokter Indonesia hebat, pengetahuan advance," ucap Clara Ng.
"(Tapi) masalah buat saya cuma satu, sebagian dokter di Indonesia tidak paham skill komunikasi dengan pasien dan pihak keluarga," imbuhnya memaparkan.
Bagi Clara Ng, penjelasan dokter kepada pasien maupun pihak keluarga penting.
"Mungkin buat sebagian orang sepele, tapi buat bidang kesehatan, ini penting," ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, Kiky Saputri belum lama ini curhat di Twitter soal pengalaman mertuanya berobat di Indonesia dan luar negeri.
![Kiky Saputri dan Muhammad Khairi di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (19/2/2023). [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]](https://media.suara.com/pictures/original/2023/02/20/43627-kiky-saputri-dan-muhammad-khairi-di-istora-senayan-jakarta-minggu-1922023.jpg)
"Mertua saya didiagnosa stroke kuping karena tiba2 pendengarannya terganggu. Disuntik dalemnya malah makin parah pendengarannya," tulis Kiky Saputri di Twitter pada 7 Maret 2023.