Cuitan tersebut pun ditutup dengan kalimat, "Masjid harus melayani jemaahnya dengan baik dan ramah, dan menjadi solusi masalah yang dihadapi jemaah."
Kisah tersebut ternyata membuat Hanung Bramantyo merasa terharu dan geram dengan masjid yang tidak membolehkan jemaahnya beristirahat dan mandi di sana.