Suara.com - Ernest Prakasa lagi-lagi "menghapus" cuitannya di twitter. Cuitan kali ini menyinggung tentang pelaksanaan Formula E di Jakarta pada Sabtu (4/6/22) lalu.
Seperti biasa, Ernest menanggapi pembahasan yang ada di media sosial. Kali ini tentang perbedaan perlakuan antara Formula E dengan MotoGP Mandalika. MotoGP banjir sponsor, sementara Formula E kesulitan mendapat sponsor domestik.
"Wajar lah brand nggak mau keluar duit. Jangan samain sama MotoGP yang memang event bergengsi," komentar Ernest Prakasa.
![Produser film Gara-Gara Warisan Ernest Prakasa ditemui saat acara konferensi pers di Metropole XXI, Jakarta, Kamis (24/3/2022). [Suara.com/Angga Budhiyanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/03/24/65897-film-gara-gara-warisan-ernest-prakasa.jpg)
"Formula E siapa yang ngikutin coba selain panitia?" kata Ernest lagi.
Penyataan itu mendapat reaksi keras dari para fans Formula E di Indonesia. "Kami sudah ikutin Formula E sejak 2017, dan kami bukan panitia kok. Kami lahir berlandaskan passion kami sebagai fans balapan," ucap salah satu akun fanbase Formula E saat menanggapi tulisan Ernest Prakasa.
Ernest pun kemudian menghapus cuitan tersebut. Tapi setelah menghapus, Ernest malah buat cuitan yang tak kalah panas.
"Buat para pendukung capres yang sudah mulai bergerak, mohon maaf ya kalau twit saya mengganggu kenyamanan. Semangat terus kerjanya kawan, rekrut pasukan yang banyak supaya bisa menyerap tenaga kerja," cuit Ernest.
Cuitan itu mendapat ribuan tanggapan dari warganet. Banyak dari mereka yang mengingatkan agar Ernest memikirkan lagi apa yang ingin ditulisnya.
Bahkan, Ernest Prakasa sempat "disandingkan" dengan bek Manchester United, Harry Maguire. Namun, mereka disandingkan bukan karena sama-sama berkiprah di sepak bola.
Mereka disandingkan atas dasar sama-sama blunder. Harry Maguire kerap membuat "blunder" dalam pertandingan. Sementara Ernest disebut kerap blunder membuat status di twitter.