Suara.com - Nirina Zubir mengkritik sikap Riri Khasmita bersama para terdakwa lain yang tetap merasa tidak bersalah dalam kasus mafia tanah.
Ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (24/5/2022), ia menyebut dalih Riri dan komplotan sudah menerima kuasa jual tanah dari ibunda Nirina tidak ada kaitannya dengan mengubah kepemilikan sertifikat aset.
"Kuasa jual itu tidak ada sangkut pautnya dengan akhirnya mereka merubah nama dari sertifikat yang tadinya milik kami, milik ibu kami, menjadi Riri Khasmita dan suaminya. Nggak ada hubungannya," ujar Nirina Zubir.
Ditambah lagi, dalih Riri Khasmita dan komplotan soal kuasa jual juga sudah dimentahkan lewat beberapa bukti yang dikantongi Nirina Zubir dan keluarga.
"Itu nggak ada, maksudnya semua rekayasa. Kan sudah dijelaskan. Dokumennya ada, tapi kemudian isinya nggak benar. Kami juga sudah ngecek dari Labfor, semua surat-surat itu kan juga tidak identik tanda tangannya," kata Nirina Zubir.
![Riri Khasmita (berhijab) menatap sinis ke arah Nirina Zubir, saat dihadirkan oleh Polda Metro Jaya, Kamis (18/11/2021). [Evi Ariska/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/11/18/57598-nirina-zubir-dan-riri-khasmita.jpg)
Nirina Zubir kemudian menantang Riri Khasmita dan komplotan untuk mempertahankan argumen mereka saat bersaksi di sidang.
Istri Ernest Syarif meyakini para terdakwa hanya membuat kesaksian palsu demi meringankan hukuman mereka.
"Kami tunggu waktunya sampai anda yang bersaksi. Ayo, di bawah Al-Quran ya kamu disumpah. Coba kamu kasih tahu sejujur-jujurnya," ujar Nirina Zubir.
"Coba, kasih statement di bawah Al-Quran. Masih berani nggak berkelit bilang keberatan," katanya lagi.
Baca Juga: Tangan Digendong, Nirina Zubir Saksikan Sidang Lanjutan Kasus Mafia Tanah
Riri Khasmita dan suaminya, Edrianto didakwa dengan Pasal 263 ayat (2), Pasal 264 ayat (2), Pasal 362 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pemalsuan Surat dan Pencurian.