Setelah Bang Sapri Tiada

Minggu, 31 Oktober 2021 | 06:35 WIB
Setelah Bang Sapri Tiada
Sapri [Instagram]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Dolly mengenang Sapri adalah orang yang disiplin dalam hal pekerjaan. Sebelum syuting dimulai, setidaknya satu jam sebelumnya Sapri dan Dolly sudah ada di lokasi.

Pernah suatu hari, keduanya terjebak hujan hingga mereka nyaris terlambat. Tapi tetap saja, Sapri mendatangi satu persatu orang yang berada di sana untuk meminta maaf.

Ya, Sapri memang ramah kepada siapapun. Sapri akan selalu meluangkan waktu bagi orang-
orang yang ingin berfoto dengannya.

Dolly di warung soto peninggalan kakaknya, Sapri Pantun [Suara.com/Rena Pangesti]
Dolly di warung soto peninggalan kakaknya, Sapri Pantun [Suara.com/Rena Pangesti]

"Bang Sapri bilang, 'membuat orang senang itu pahala'," kenang Dolly.

Selain usaha bubur dan soto, Sapri memiliki komunitas Palang Pintu. Dulu semasa hidupnya, Sapri tak pernah mau mengambil jatah honornya dari job Palang Pintu. Dia menyerahkan semuanya ke teman-teman di komunitas.

Kini, sepeninggal Sapri, komunitas Palang Pintu itu masih ada. Mereka bertahan di tengah pandemi dan tanpa kehadiran sang pentolan.

Menutup obrolan mengenai kabar keluarga sepeninggal Sapri, Dolly mengatakan ada satu hal yang ingin diwujudkan, yakni merilis buku pantun edisi kedua sang kakak.

Buku pantun itu sudah lengkap, berisi ide lelaki yang cuma lulusan SD ini. Ya, di balik tingkahnya yang ceplas ceplos, Sapri rajin menulis untuk membuat bahan pantun.

"Bang Sapri itu memang udah nggak ada, tapi karyanya nggak bisa dilupakan," kata Dolly.

Baca Juga: Liputan Khusus Artis: Mereka Hadapi Corona di Negeri Orang

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI