6 Potret Lavanya Sivaji, Miss World Malaysia yang Dihujat karena Batik

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:36 WIB
6 Potret Lavanya Sivaji, Miss World Malaysia yang Dihujat karena Batik
Potret Lavanya Sivaji. (Instagram/lavanyasivaji)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Lagi-lagi terjadi perseteruan antara Indonesia dan Malaysia. Kali ini karena ulah Lavanya Sivaji, Miss World Malaysia yang mengklaim bahwa batik berasal dari Malaysia. Penasaran, seperti apa potret Lavanya Sivaji, Miss World Malaysia dihujat karena kenakan batik?

Sebenarnya, batik boleh-boleh saja dipakai oleh siapa pun, terlepas dari negara mana ia berasal. Namun, yang terjadi pada Lavanya adalah ia mengklaim bahwa batik berasal dari negaranya sendiri.

Hal ini yang membuat netizen Indonesia tidak terima. Yuk, langsung simak saja potret Lavanya Sivaji, Miss World Malaysia dihujat karena batik berikut ini.

1. Pakai batik

Potret Lavanya Sivaji. (Instagram/lavanyasivaji)
Potret Lavanya Sivaji. (Instagram/lavanyasivaji)

Lavanya Sivaji mengunggah potret dirinya memakai batik sebanyak tiga kali. Ini yang pertama dan tidak ada masalah.

Masalahnya baru terjadi ketika pada pada Rabu (20/10/2021) kemarin, Lavanya Sivaji menulis bahwa ia menggunakan kain batik buatan Malaysia.

"Bagi saya, kain batik melambangkan keanekaragaman di antara orang Malaysia, dengan berbagai warna, corak, dan desainnya. Karena itu, saya mempersembahkan gaun malam untuk Miss World Malaysia 2021 yang dibuat dari kain batik Malaysia," tulisnya.

2. Dihujat netizen dan minta maaf

Potret Lavanya Sivaji. (Instagram/lavanyasivaji)
Potret Lavanya Sivaji. (Instagram/lavanyasivaji)

Atas klaim tersebut, banyak yang menghujatnya, terutama netizen Indonesia yang menganggap bahwa batik merupakan warisan budaya Indonesia. Lavanya kemudian meminta maaf jika ia telah menyinggung banyak orang.

Baca Juga: 5 Fakta Miss World Malaysia Diprotes Gegara Batik, Sudah Minta Maaf

Kendati demikian, ia tetap berpendapat bahwa ada beberapa negara yang juga punya budaya membatik meskipun coraknya berbeda dengan Indonesia, yaitu Malaysia, Sri Lanka, dan India.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI