Suara.com - Kondisi terkini Tukul Arwana diungkap salah seorang putranya, Ega Prayudi. Menurut Ega, Tuku dalam kondisi stabil, walau belum sepenuhnya sadar.
"Saya juga hari ini baru saja menemui dokter untuk menanyakan ayah hari ini. Alhamdulilah perkembangannya dari mulai operasi sampai pasca operasi kemarin sudah mulai stabil. Walaupun masih belum 100 persen sadar," kata Ega Prayudi, saat ditemui di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (24/9/2021).
Selanjutnya, Ega mengatakan beberapa anggota tubuh sang ayah juga sudah bisa bergerak. Sehingga, ia menilai kesehatan Tukul Arwana terus berangsur baik.
![Anak Tukul Arwana, Ega Prayudi dan manajer Tukul, Rizky bicara ke media soal kondisi komedian 57 tahun tersebut di RS Pusat Otak Nasional di Cawang, Jakarta Timur. [Muhammad Anzar Anas/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/09/24/85878-anak-dan-manajer-tukul-arwana.jpg)
"Tetapi sudah menunjukan progres yang positif. Sudah bisa merespons, sudah bisa menggerakan tangan dan kaki," ujar Ega.
Walau begitu, Ega mengatakan Tukul Arwana harus menjalani istirahat intensif. Hal itu bertujuan agar kondisinya cepat pulih.
"Mungkin saat ini butuh istirahat Intensif agar sembuh, berdasarkan keterangan dokter seperti itu," imbuhnya.

Seperti diketahui, Tukul Arwana dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Otak Nasinal, Cawang, Jakarta Timur karena mengalami pendarahan di otak pada Rabu (22/9/2021) malam.
Selang beberapa jam, dokter memutuskan untuk melakukan operasi terhadap mantan presenter Bukan Empat Mata ini. Operasi yang berjalan sekitar tiga jam berjalan lancar. Menurut keluarga, kondisi Tukul pun kini mulai membaik.
Namun sayangnya, baik pihak rumah sakit maupun keluarga enggan memberi tahu penyakit apa yang diderita Tukul.
Baca Juga: Maria Vania Mengungkap, Tukul Arwana Pernah Mengeluh Sakit Kepala saat Syuting
Sementara itu, Dirut RS PON, Dokter Mursyid Bustami dalam konferensi pers virtual, Jumat (24/9/2021) membantah kalau Tukul Arwana mengalami pendarahan di otak akibat menerima vaksin Covid-19.