Lagi Jadi Sorotan, Ini 7 Fakta Putra Siregar

Tinwarotul Fatonah Suara.Com
Senin, 30 Agustus 2021 | 13:23 WIB
Lagi Jadi Sorotan, Ini 7 Fakta Putra Siregar
Portrait pemilik PS Store Putra Siregar di tokonya saat pemecahan Rekor Muri pemotongan sebanyak 404 hewan kurban di Condet, Jakarta Timur, Jumat (31/7). [Suara.com/Alfian Winanto]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Nama Putra Siregar mendadak ramai dibicarakan di berbagai akun sosil media. Pasalnya, pengusaha ponsel pintar yang dikenal sebagai rajanya giveaway tersebut baru-baru ini dituding mengadakan ikoy-ikoyan palsu.

Ikoy-ikoyan sendiri merupakan giveaway yang dicetuskan oleh Arief Muhammad dengan mengirimkan DM atau komentar unik kepada figur publik yang memang mengadakan ikoy-ikoyan tersebut. 

Hingga saat ini, masih belum terbukti dengan jelas apakah ikoy-ikoyan yang diadakan oleh Putra Siregar memang settingan atau tidak.

Meskipun Putra Siregar berusaha mengelak, tidak sedikit netizen yang masih ragu terhadapnya. Mereka pun mulai mencari fakta-fakta Putra Siregar. Berikut beberapa di antaranya:

1. Pernah Hidup di Jalanan

Fakta Putra Siregar (Instagram/@putrasiregarr17) 
Fakta Putra Siregar (Instagram/@putrasiregarr17) 

Jauh sebelum sukses seperti sekarang ini, Putra Siregar rupanya pernah hidup di jalanan. Semasa kecilnya, ia tidak tinggal bersama keluarganya dan bahkan belum pernah melihat wajah ibu kandungnya meski terus berupaya mencarinya. 

Di luar jam sekolah, ia menghabiskan waktunya di jalanan untuk mengamen, nyemir sepatu, dan melakukan kegiatan lain demi menyambung hidup. Putra Siregar bahkan harus sering menahan lapar karena tidak punya uang dan masih harus menyisihkan biaya untuk sekolah.

2. Merintis PS Store

Fakta Putra Siregar (Instagram/@putrasiregarr17) 
Fakta Putra Siregar (Instagram/@putrasiregarr17) 

Putra Siregar merintis PS Store, usaha jual beli ponsel miliknya, benar-benar dari nol. Usaha jual beli ponsel tersebut dimulainya sejak masih kuliah di mana ia menjual ponsel bekas dengan sistem syariah yang mana keuntungannya sangat sedikit. 

Baca Juga: Arief Muhammad Geram Ikoy-ikoyan Dibuat Settingan

Ia kemudian terus menekuni usaha tersebut hingga bertemu dengan Atta Halilintar yang mengusulkannya untuk hijrah ke Jakarta dan membuka bisnis dan sistem yang serupa. Mengikuti saran dari Atta, ia pun pindah ke Jakarta dan membuka toko pertamanya di daerah Condet. Meskipun butuh waktu lama untuk melakukan branding toko, semua usahanya tersebut tak berakhir sia-sia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI