Namun, dua Minggu setelah sembuh dari covid-19, kondisinya justru drop. Ia mengalami demam hingga vertigo.
"Demam saya tiba-tiba naik hingga 40 derajat. Paginya naik lagi, sesuatu yang buruk terjadi, saya vertigo. Akhirnya ke RSPAD melakukan CT thorax, ketemu dokter," ungkap Deddy.
"Ternyata ada kerusakan, 30 persen saya nggak ngerti deh tuh. Tapi oksigennya bagus," imbuhnya.
Kondisinya makin memburuk dengan kerusakan 60 persen pada paru-paru. "Keadaannya masuk dalam momen badai Cytokine, ini yang membuat orang meninggal," kata presenter 44 tahun tersebut.
Deddy Corbuzier akhirnya menjalani sejumlah perawatan di rumah sakit. Ia masih bersyukur karena oksigen dalam darahnya tetap stabil.
"Oksigen darah diam di 97-99 karena pola hidup sehat saya selama ini. Hingga selamat walau dengan kerusakan paru yang parah," terangnya.