Suara.com - Sinetron Suara Hati Istri bertajuk Zahra tengah mendapat sorotan. Sinetron yang tayang di Indosiar itu mendapat kritik tajam dari publik. Berikut daftar kontroversi sinetron Suara Hati Istri Zahra tersebut.
Meski sudah tayang 8 episode, tapi sinetron ini baru memunculkan kritik publik sejak beredarnya biodata para pemain Suara Hati Istri 'Zahra'. Pasalnya, pemeran tokoh Zahra yaitu Lea Ciarachel masih berusia 15 tahun.
Di usia muda itu, gadis kelahiran tahun 2006 ini harus memerankan sebagai seorang istri ketiga dari tokoh bernama Pak Tirta.
![Potret di balik layar pemain Suara Hati Istri 'Zahra'. [Kolase Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/06/02/48712-potret-di-balik-layar-pemain-suara-hati-istri-zahra.jpg)
Berikut deretan kontroversi sinetron Suara Hati Istri Zahra yang dirangkum Suara.com.
1. Adegan dewasa yang dilakukan artis remaja
Dalam sinetron Zahra, karakter yang diperankan Lea merupakan istri ketiga dari Panji Saputra, yang memerankan pak Tirta. Bahkan netizen sebut Sinetron Zahra promosikan pedofilia.
Di kehidupan nyata, usia Lea yang lahir 5 Oktober 2006 itu baru 15 tahun. Sementara, lawan mainnya yang memerankan karakter pak Tirta, telah berusia 39 tahun. Di dalam sinetron tersebut, keduanya dikisahkan sebagai pasangan suami istri dan kini Zahra dalam kondisi mengandung anak pak Tirta.

Banyak adegan-adegan dalam sinetron tersebut yang menjadi sorotan, seperti ketika pak Tirta mencium kening Zahra, atau ketika pak Tirta mendekatkan wajahnya di perut Zahra yang sedang hamil.
2. Dituding tak sesuai nurani dan akal sehat manusia
Baca Juga: Kompaks Kecam Sinetron Suara Hati Istri Indosiar, Langgengkan Perkawinan Anak
Komika Ernest Prakasa kecam gadis 15 tahun jadi istri ketiga di Sinetron Zahra Indosiar. Menurut dia, itu sudah keterlaluan. Ernest Prakasa menilai Indosiar tak beretika dengan merekrut gadis 15 tahun, Lea Ciarachel jadi istri ketiga.