"Jika ada kemauan membuat Undang-undang tentang penghinaaan terhadap presiden, dapat dihukum penjara. Maka supaya seimbang buat juga undang-undang di mana jika presiden membohongi rakyatnya, dia juga dipenjara. Adil, kayaknya...Setuju...? Monggo...," cuit @ustadtengkuzul, Sabtu (31/8/2019).
7. Sebut ibu kota baru mudah terancam rudal China

Tengku Zul lewat Twitter miliknya juga pernah menyebut pembanguanan ibu kota baru tidak akan meningkatkan nilai ekonomi bagi negara dan rakyat.
Bahkan, menurut dia, pemindahan itu malah membuat pertahanan mudah dijangkau China karena posisinya lurus dan terbuka. Dia meminta ahli intelijen berbicara, tidak diam.
"Malah, secara pertahanan sangat mudah dijangkau China dengan kapal perang, pesawat tempur, bahkan rudal China. Lurus dan terbuka! BAHAYA. Para ahli intelijen bicaralah. Jangan diam saja!" cuitnya sambil menyematkan peta yang menunjukkan garis lurus antara Kalimantan dan Beijing.
8. Mau bantu pemerintah kalau Presiden Jokowi wafat
Tengku Zul pernah mengaku tidak cocok dengan Joko Widodo karena dilatarbelakangi PDI-P. Ia menyebut dirinya baru akan mendukung jika Maruf Amin yang maju menjadi presiden.
"Tapi ada Jokowi di situ ya separuh-separuh. Kalau Jokowi wafat Kiai Maruf jadi presiden, baru saya banyak membantu. Tapi kalau salah tetap kritik," ucap Tengku Zul dalam wawancaranya dengan Refly Harun.
Baca Juga: Ustaz Tengku Zul Meninggal, Yusuf Mansur: Buya Wafat di Hari dan Bulan Baik