Ngaku Disantet, Indadari Sudah Maafkan Pelakunya

Yazir FaroukIsmail Suara.Com
Sabtu, 17 Oktober 2020 | 13:57 WIB
Ngaku Disantet, Indadari Sudah Maafkan Pelakunya
Indadari usai menjalani sidang perceraiannya dengan Caisar di Pengadilan Agama Depok, Jawa Barat, Selasa (31/10/2017) [suara.com/Ismail]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Indadari tak berusaha mencari tahu siapa orang di balik santet dan sihir yang diterimanya. Ya, mantan istri Caesar YKS itu mengaku sempat diguna-guna hingga membuatnya sakit di luar nalar.

"Saya nggak mau mikir dan nggak mau terpancing setan untuk suuzon sama orang," kata Indadari kepada Suara.com, Jumat (16/10/2020).

Namun Indadari tak memungkiri di kepalanya sempat menerka-nerka siapa pelakunya. Takut jadi fitnah, dia buru-buru membuang rasa curiga tersebut.

"Takutnya nanti ada kebencian di dalam diri saya. Dan itu akan berpengaruh sama penyembuhan saya karena saya tidak mau mengotori hati saya ketika berpikir 'jangan-jangan dia," ujar Indadari.

Indadari bersama kuasa hukumnya di Pengadilan Agama Depok, Jawa Barat, Selasa (31/10/2017). [Suara.com/Ismail]
Indadari bersama kuasa hukumnya di Pengadilan Agama Depok, Jawa Barat, Selasa (31/10/2017). [Suara.com/Ismail]

Perempuan bercadar ini yakin dirinya tak luput dari salah. Sehingga, dia minta maaf bila ada orang yang pernah disakiti olehnya.

"Yang jelas, saya pernah punya salah atau dosa. Terus Allah kasih ujian ini atau saya pernah nyakitin orang atau ada orang yang tidak suka dengan saya," ujarnya.

"Tapi saya kan nggak bisa selalu nyenengin semua orang. Saya nggak mau naruh curiga sama siapapun," kata dia lagi.

Karenanya, Indadari memastikan telah memaafkan pengirim santet dan sihir kepadanya.

"Saya sudah maafin orangnya dan biarin saja lah," ucap Indadari.

Baca Juga: Cerita Indadari Kena Sihir, Beberapa Kali Hampir Meninggal

Indadari yakin disantet lantaran sakit yang pernah dialami dianggap tak wajar. Dia kerap muntah darah di waktu-waktu tertentu.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI