Suara.com - Ayah kandungnya Nino RAN dikabarkan meninggal dunia pukul 19.03, Sabtu (3/10/2020).
Meski demikian, Lutfi, manajer Nino RAN, memastikan Agung Setyawicaksono, bapak kandung Nino meninggal bukan karena covid 19.
Diduga penyebab utama sang bapak meninggal karena adanya komplikasi penyakit.
"Bukan (Covid-19) sih. Sakitnya komplikasi sih, memang sudah tua juga kan gitu, umurnya memang sudah di atas 60 tahun kalau nggak salah. Memang sudah penyakit komplikasi sih, banyak," ungkap Lutfi saat dihubungi awak media, Sabtu (3/10/2020).
Kepastian almarhum Agung meninggal bukan karena covid, dibuktikan dengan jenazahnya bisa dibawa pulang malam ini juga untuk disemayamkan di kediamannya.

"Aku kayaknya belum bisa ngomong sih soal itu (sakitnya apa). Nanti mungkin aku ketemu Nino, aku coba diskusikan dulu gimana-gimananya yah," sambungnya.
Lutfi pun kembali memastikan almarhum bersih dari virus corona. Namun dia belum bisa memberi tahu secara rinci sakit yang dialami bapak kandung Nino itu.
"Oh memang ada penyakit bawaan sih. Cuman penyakit apa aku kurang bisa sebutin di sini, nanti aku diskusikan dulu dengan Nino, apakah boleh diberitahukan. Tapi bukan Covid sih," terang Lutfi.
Kabar duka bapak Nino RAN meninggal dunia pertama kali diketahui dari pesan berantai yang diterima Suara.com.
Baca Juga: Konser 13 Tahun RAN Berkarier, 500 Tiket Ludes dalam 10 Menit
Dalam pesan tersebut, almarhum meninggal pada pukul 19.03 wib, Sabtu (4/10/2020).