Suara.com - Presenter Reza bukan menceritakan cara belajar ikhlas saat di penjara. Dia sempat ditahan di Rutan Salemba terkait kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu.
Kepada Suara.com Reza mengaku awalnya kesulitan belajar menerima kenyataan yang menimpanya hingga berujung di penjara.
"Memang kata-kata ikhlas itu kayaknya memang susah banget untuk diterapkan yah. Apalagi kita mendapatkan ujian yang luar biasa tingkatnya seperti kita di penjara, ya berat banget," kata Reza Bukan saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (14/9/2020).
Kendati demikian, Reza Bukan menyadari bahwa itu merupakan bagian dari konsekuensinya konsumsi narkoba.
![Reza Bukan sebelum menjalani sidang kasus narkoba di PN Jakarta Barat, Rabu (14/11/2018) [Suara.com/Ismail]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2018/11/14/66231-reza-bukan.jpg)
"Tapi itu merupakan pilihan yang sudah kita lakukan dan kita harus konsekuensi. Kita harus tanggung jawab dengan pilihan itu," tegas pria kelahiran Jakarta, 26 November 1980 itu.
"Jadi kemarin pilihan saya salah, bergaul saya salah akhirnya yah saya harus lapang dada dan harus pasrah, ikhlas dan terbuka untuk tetap mensyukuri apa yang saya sudah lakukan sekarang," tambahnya lagi.
Dia tidak memungkiri bahwa sempat tidak menerima keadaannya berada di penjara.
"Awal-awal gitu nggak ada menerima, semua warga binaan dimana pun saya rasa pasti ada rasa nggak terimannya. Begitu awal kita masuk kayanya ada rasa benci, dendam lalu rasa nggak terima," ungkap Reza Bukan.
Namun seiring berjalannya waktu, dia sadar diri. Sampai akhirnya Reza Bukan berupaya menjadi sosok pribadi yang lebih baik lagi.
Baca Juga: Cerita Reza Bukan Selama Jalani Hukuman di Rutan Salemba
"Tapi lambat laun kita harus menyadari apapun yang kita jalanin kalau kita salah menanggapinya kita bakalan jadi salah juga," tutur Reza Bukan.