Suara.com - Penyanyi Anji meluapkan kekesalannya melihat kerumunan orang saat penutupan gerai McDonald's Sarinah, Minggu (10/5/2020) malam. Di situ ratusan orang berkumpul tanpa masker dan seakan menghiraukan PSBB (pembatasan sosial berskala besar).
Lewat Instagram, Anji mengunggah foto kerumunan orang-orang yang menyaksikan penutupan McDonal's di Sarnihan, Jakarta Pusat.
"Ini apaan sih? Kenapa polisi mengizinkan? Apa bedanya kerumunan begini sama penonton konser atau buka bersama teman atau tarawih berjamaah?," tulis Anji di Instagram, Selasa (12/5/2020).
Padahal sepengetahuan lelaki 41 tahun ini, pihak kepolisian dan pemerintah sudah memberikan imbauan sejak lama tentang peneran PSBB.
Baca Juga: Titi DJ dan Anji Yakin Musik Bisa Bantu Perangi Virus Corona
"Penjelasan dari kepolisian, yang saya baca bilang bahwa selama menerapkan jaga jarak, memakai masker dan jaga kebersihan maka diperbolehkan," ujar Anji.
Namun hal berbeda dilihat Anji saat penutupan McDonald's pertama di Indonesia itu. Masyarakat berbondong-bondong menyaksikan penutupan dengan mengabaikan imbauan PSBB.
"Lalu apa artinya PSBB? Apa artinya kami yang menahan diri diam di rumah dan tidak bekerja demi menjaga keselamatan bersama? Yang rela dipotong gaji atau bahkan diputus pekerjaannya demi menyelamatkan perusahaan?," sambung suami Wina Natalia ini.
"Kesehatan mental terganggu nih liat hal-hal seperti ini," sambung Anji.
Seperti yang diketahui, aksi kerumunan warga saat penutupan gerai McDonald's Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat viral di media sosial.
Baca Juga: Gelar Konser Galang Dana, Anji Semprot Penonton
Mereka nekat menerabas aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka memutus mata rantai penularan virus corona. Dari foto yang beredar, banyak orang berkerumun di halaman McD Sarinah. Mereka berlomba-lomba mengabadikan detik-detik penutupan McD Sarinah hingga melupakan imbauan physical distancing.