Suara.com - Penyanyi Wizzy membenarkan seluruh pengisi acara Opening Ceremony Asian Games 2018 melakukan lipsync. Kata perempuan 24 tahun ini, mereka memang dituntut lipsync karena sejumlah alasan.
"Kalau di Asian Games mah kita semuanya para performance harus lipsync sih. Soalnya kondisi ruangannya nggak memungkinkan untuk live, gitu," jelas Wizzy, saat dihubungi Selasa (21/8/2018).
"Jadi daripada nanti takutnya kejadian yang macam-macam. Daripada nanti kita salah nggak on tempo, nanti nyanyinya fals, kan ruangannya bergema jadi kita diharuskan untuk lipsync," sambungnya lagi.
Justru, Wizzy yang kala itu membawakan lagu "Padhang Bulan" (Jawa Timur) dan "Lir Sa'Alir" (Madura) mengaku bersyukur pihak penyelenggara akhirnya meminta lipsync.
Baca Juga: Ungkap Sifat Buruk Istri, Yama Carlos: Selama Ini Saya Sabar
"Soalnya justru kalau kita nggak lipsync itu masalah banget. Soalnya kan gede banget itu Gelora Bung Karno," tutur pemilik nama asli Williana Saraswati tersebut.
Penampilan lipsync sendiri merupakan yang perdana bagi Wizzy. Ia menekankan sebelumnya selalu tampil live.
"Nggak pernah. Ini cuma buat acara Asian Games aja aku lipsync," ucapnya.
Kendati begitu, pelantun lagu "Selamat Jalan Kasih" ini berharap kejadian lipsync para pengisi acara termasuk Via Vallen, Rossa, Tulus sampai GAC tidak menuai komentar nyinyir netizen lagi.
"Pokoknya kita musti menyadarkan ke masyarakat bahwa memang kita lipsync itu karena sesuatu. Kalau Via Vallen ditanggapinnya seperti itu, aduh ketahuan lipsync apa segala macam, ya menurut aku orang-orang yang berkomentar nggak tahu alasannya kenapa," tutur Wizzy.
Baca Juga: Nikita Mirzani Bantah Minta Rp 5 Miliar pada Sam Aliano