Suara.com - Pesinetron Jeremy Thomas datang dengan didampingi pengacara Yanuar Bagus Sasmito. Jeremy mau melaporkan oknum polisi yang telah menganiaya putranya, Axel Matthew Thomas.
Pemain sinetron yang pernah berjaya di era 1990-an itu menyatakan bahwa Axel pada awalnya meminta izin mengambil baju bersama seorang temannya yang bisa menjual baju melalui online.
"Janjian awalnya di Pondok Indah Mall, namun fakta yang terjadi anak saya melalui WA itu diarahkan ke Hotel Kristal," kata Jeremy sesampainya di Mabes Polri, Sentra Pelayanan Propam Polri, kawasan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (17/7/2017).
Axel pun menuruti dan menuju ke Hotel Kristal untuk mengambil baju yang telah dijanjikan. Sesampainya di hotel Kristal, Axel kaget karena ada orang yang mencekik dari belakang dan mulutnya bau alkhol.
Baca Juga: Bantah Aniaya Axel Matthew, Polisi: Tanya TSK-TSK Lainnya
"Anak saya menduga itu adalah rampok dan dia kabur," cerita Thomas.
Axel yang begitu ketakutan berusaha meloloskan diri namun dikejar oleh komplotan yang diduga dari satuan Narkoba Polres Bandara Soekarno Hatta.
"Dia (Axel) Kabur dikejar pakai tembakan peluru tajam, dikeroyok, dipukulin ramai-ramai ada tiga sampai empat orang dimasukin ke mobil dan orang itu mengaku oknum dan anak saya disekap di Hotel Kristal," Jelasnya.
Beruntung orang yang mengantar Axel berhasil kabur dan melaporkan kejadian tersebut ke Jeremy.
Baca Juga: Jeremy Thomas akan Laporkan 8 Oknum Polisi Pengeroyok Putranya
"Sebagai orang tua tentunya saya mengambil sikap praktis, taktis, saya langsung ke hotel tersebut dan saya menemukan kejanggalan dari jawaban security hotel tersebut," ujar suami Ina Thomas ini.