BRI Pegang Peran Penting dalam Penyaluran KUR di Kalimantan Barat

BRI Pegang Peran Penting dalam Penyaluran KUR di Kalimantan Barat


Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kalimantan Barat.

Berdasarkan data terbaru dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalimantan Barat, BRI menjadi penyalur KUR terbesar di provinsi itu.

Saat ini, KUR yang telah disalurkan mencapai Rp626,07 miliar kepada 9.171 debitur di seluruh wilayah provinsi selama Januari-Februari 2025.

"Dari angka realisasi Rp626,07 miliar tersebut disalurkan untuk 9.171 debitur yang tersebar di 14 kabupaten dan kota di Provinsi Kalbar," ujar Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kanwil DJPb Provinsi Kalbar Yulianto di Pontianak, Selasa.

Ia menjelaskan bahwa penyaluran KUR terbesar terealisasi di Kabupaten Ketapang sebesar Rp83,80 miliar untuk 1.119 debitur.

"Sedangkan untuk realisasi KUR terendah di Provinsi Kalbar yakni di Kabupaten Kayong Utara sebesar Rp14,10 miliar yang disalurkan kepada 211 debitur," ucap dia.

Kabupaten Ketapang menjadi wilayah dengan penyaluran KUR terbesar melalui BRI sebesar Rp83,80 miliar untuk 1.119 debitur. Sementara di Kabupaten Kayong Utara, BRI berhasil menyalurkan Rp14,10 miliar kepada 211 debitur. 

Peran positif BRI dalam menyalurkan KUR salah satunya diseritakan Restu asal Pontianak. "Saya pinjam pinjam KUR dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Dengan KUR BRI saya mengembangkan usaha kopi. Sejak awal usaha dan bahkan dari ibu istri saya dulu pinjam modal usaha dengan KUR. KUR sangat membantu masyarakat mengembangkan usaha untuk menambah fasilitas maupun meningkatkan produksi usaha," ucap dia.

Menurutnya, pelaku usaha bisa memanfaatkan KUR untuk lebih berkembang dan maju. Dukungan pemerintah melalui bank penyalur melalui program KUR selain bunga rendah juga pelayanan mudah dan cepat.

"Saat ini fasilitas pembiayaan untuk modal sudah sangat mudah dengan adanya KUR. Kami menjadi bukti dengan KUR BRI untuk memajukan usaha," papar dia.

Sementara terkait realisasi pembiayaan Usaha Mikro (UMi) di Kalbar hingga Februari 2025 mencapai Rp571,5 juta yang disalurkan kepada 163 debitur. Sebagian besar penerima pembiayaan UMi memanfaatkan skema kelompok untuk mengakses pendanaan.

Selain KUR, BRI juga aktif menyalurkan pembiayaan Usaha Mikro (UMi) sebesar Rp571,5 juta kepada 163 debitur di Kalbar. 

Dukungan BRI terhadap UMKM di Kalbar sejalan dengan visi pemerintah daerah. Peran BRI dalam penyaluran KUR juga telah membantu percepatan pemulihan ekonomi pascapandemi, khususnya di sektor UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian kami.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Kalbar, penyaluran KUR melalui BRI telah berkontribusi pada penciptaan lebih dari 5.000 lapangan kerja baru di provinsi ini sejak tahun 2023. Sektor yang paling banyak menerima manfaat adalah pertanian (35%), perdagangan (30%), dan jasa makanan/minuman (20%).

Ke depan, BRI berkomitmen untuk terus meningkatkan penyaluran KUR di Kalbar dengan target Rp3,5 triliun di tahun 2025. 

Sebagai bank dengan jaringan terluas di Indonesia, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memainkan peran krusial dalam implementasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang menjadi tulang punggung pembiayaan UMKM nasional. Berikut penjelasan mendalam tentang kontribusi BRI dalam penyaluran KUR:

BRI merupakan salah satu bank pelaksana utama KUR dengan market share mencapai 35-40% dari total penyaluran nasional. Hingga Maret 2025, BRI telah menyalurkan lebih dari Rp120 triliun KUR ke seluruh Indonesia, termasuk Rp626 miliar di Kalimantan Barat saja dalam dua bulan pertama tahun ini.

Dengan dukungan penuh dari BRI melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan, UMKM di Kalimantan Barat diharapkan dapat terus tumbuh dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah maupun nasional.