Profil Rizky Ridho

Di tengah gemuruh dukungan suporter dan sorotan media, nama Rizky Ridho Ramadhani terus mencuat sebagai salah satu pilar penting di jantung pertahanan Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Bek muda berbakat ini telah menjelma menjadi sosok tak tergantikan, menunjukkan kedewasaan dan ketenangan di lini belakang yang krusial bagi skuad Garuda.
Lahir di Surabaya pada tanggal 21 November 2001, Ridho menunjukkan bakat sepak bola sejak usia dini. Ia menimba ilmu di berbagai akademi sepak bola lokal sebelum akhirnya bergabung dengan akademi Persebaya Surabaya.
Di sinilah, potensi besar Ridho mulai terasah dan menarik perhatian pelatih-pelatih muda. Posturnya yang tinggi menjulang, ditambah dengan kemampuan membaca permainan yang baik, menjadikannya aset berharga di lini pertahanan.
Debut profesional Ridho bersama Persebaya pada tahun 2020 menjadi titik awal perjalanan kariernya di kancah sepak bola nasional. Meski masih muda, ia mampu bersaing dengan pemain-pemain senior dan dengan cepat mendapatkan tempat utama di tim berjuluk "Bajul Ijo" tersebut.
Penampilannya yang solid dan tanpa kompromi dalam menjaga lini belakang Persebaya membuatnya menjadi idola baru bagi para Bonek, suporter setia Persebaya.
Panggilan untuk membela Timnas Indonesia U-19 pada tahun 2019 menjadi langkah awal Ridho di level internasional. Ia kemudian menjadi bagian penting dari skuad Garuda Muda yang dilatih oleh Shin Tae-yong.
Kepercayaan pelatih asal Korea Selatan tersebut tidak disia-siakan oleh Ridho. Ia selalu tampil dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab, menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus oleh para penyerang lawan.
Performa apik Ridho di level junior membawanya naik kelas ke Timnas Indonesia senior. Debutnya bersama tim senior terjadi pada tahun 2021. Sejak saat itu, ia terus menjadi pilihan utama di lini belakang Timnas, berduet dengan pemain-pemain senior lainnya.
Baca Juga: Pratama Arhan Selamatkan Cewek Thailand dari Bola, Netizen: Cocok Sama Ini Dibandingkan Azizah
Keberaniannya dalam duel udara, ketenangannya dalam menguasai bola, serta kemampuannya dalam melakukan interception menjadi modal penting bagi pertahanan Timnas Indonesia.