Kata-kata Sakti Erick Thohir Jelang Kick Off Timnas Indonesia vs Bahrain

Galih Prasetyo Suara.Com
Selasa, 25 Maret 2025 | 19:52 WIB
Kata-kata Sakti Erick Thohir Jelang Kick Off Timnas Indonesia vs Bahrain
Kevin Diks (Kanan), Jay Idzes (Tengah) dan Ole Romeny (Kiri) Saat Berseragam Timnas Indonesia. (instagram.com/@kitagaruda_id)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Kick off pertandingan Timnas Indonesia vs Bahrain dalam lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 akan segera dihelat.

Laga Timnas Indonesia vs Bahrain akan kick off pukul 20:45 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Jelang pertandingan melawan Bahrain, ketum PSSI Erick Thohir unggah kata-kata untuk memotivasi Jay Idzes dkk bisa meraih kemenangan di SUGBK.

Laga melawan Bahrain memang sangat krusial bagi pasukan Patrick Kluivert setelah dihancurkan Australia 1-5 pada laga 20 Maret 2025.

Menurut Erick Thohir, laga melawan Bahrain jadi kesempatan untuk para pemain bisa tunjukkan kehebatan mereka dan jati diri Indonesia sebagai bangsa yang besar.

"Bangkit dan buktikan Indonesia bisa sejajar dengan bangsa-bangsa besar di dunia," tulis akun Erick Thohir di X.

"Kita jaga asa Garuda Mendunia," sambungnya disertai dengan emot bendera Merah Putih.

Erick Thohir Soal Pemain Naturalisasi

Ketua umum PSSI Erick Thohir buka suara perihal banyaknya pemain Belanda yang membela Timnas Indonesia. Menurut Erick Thohir, sejak dulu cukup banyak pemain asing yang dinaturalisasi di Timnas Indonesia.

Baca Juga: Pratama Arhan Dicoret di Laga Timnas Indonesia vs Bahrain, Azizah Salsha Asyik Dandan

Erick Thohir menyebut bahwa dulu pemain dari negara Afrika dan Brasil juga dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia. Namun saat ini strategi naturalisasi diubah.

"Dulu, pemain dari negara Afrika dan Brasil terkadang dinaturalisasi dan ikut membela Timnas Indonesia. Kami berterima kasih kepada para pemain tersebut, tetapi saat ini strategi itu berubah," kata Erick Thohir kepada media Belanda, NOS, Selasa (25/3).

"Saat ini kami mencari pemain yang juga memiliki ikatan emosional dengan Indonesia, melalui keluarga mereka," sambungnya.

Erick Thohir: Dulu Timnas Indonesia Dibela Pemain Afrika dan Brasil [Instagram @timnasindonesia]
Erick Thohir: Dulu Timnas Indonesia Dibela Pemain Afrika dan Brasil [Instagram @timnasindonesia]

Ditegaskan oleh Erick Thohir, PSSI ingin memanfaatkan keberadaan diaspora Indonesia di seluruh dunia. Kebijakan naturalisasi ini kata Erick Thohir di sisi lain juga akan berguna untuk pemain lokal Indonesia.

"Kami ingin memanfaatkan diaspora kami. Para pemain lokal yang tumbuh di Indonesia, dapat belajar dari mereka dan pada saat yang sama, para pemain dapat bergabung membela Timnas Indonesia, mewujudkan impian sepak bola mereka," jelas Erick Thohir.

Menurut Erick Thohir, para pemain naturalisasi dari Belanda yang saat ini memperkuat Timnas Indonesia, seperti Thom Haye ataupun Mees Hilgers mencintai budaya Indonesia, dan hal itu sangat positif.

"Saya melihat pemain seperti Thom Haye, Mees Hilgers dan Eliano Reijnders mencintai budaya Indonesia. Dan para pendukung yang kami miliki di sini termasuk 10 besar di dunia," ungkap Thohir.

Kebijakan naturalisasi yang gencar dilakukan Erick Thohir mendapat pro kontra. Sejumlah kritikus menilai bahwa banyaknya pemain naturalisasi akan menghambat perkembangan pemain lokal.

Namun Erick Thohir menegaskan bahwa hal itu tidak sepenuhnya benar. Masih ada kesempatan untuk pemain lokal bisa membela Timnas Indonesia.

ada beberapa pemain yang lahir di luar Indonesia. Ada banyak kesempatan bagi pemain lokal untuk berkembang dan mendapat perhatian,"

"Namun untuk tim senior, kami tidak ingin melihat siapa dari mana asalnya. Kami ingin lolos ke Piala Dunia. Sebagian besar suporter menyambut pemain dari diaspora dengan tangan terbuka," kata Menteri BUMN tersebut.

Timnas Indonesia Dalam Tekanan

Di bawah asuhan Patrick Kluivert dan jajaran stafnya yang dilabeli PSSI sebagai "Super Tim", Timnas Indonesia justru mengalami kekalahan terbesar sepanjang putaran ketiga.

Garuda hancur lebur di markas Australia pada Kamis (20/3/2025). Dalam pertandingan di Sydney Football Stadium, Timnas Indonesia dilumat 1-5.

Banyak yang menyayangkan keputusan PSSI memecat Shin Tae-yong pasca laga tersebut. Terlepas dari adu kualitas dua pelatih, keputusan buru-buru itu menempati pelatih pengganti, dalam hal ini Kluivert tidak punya banyak waktu mempersiapkan tim.

Kluivert memang ditunjuk sejak Januari tetapi dia dan staf pelatih baru bisa bertemu para pemain Timnas Indonesia mulai 16 Maret lalu. Sebelum melawan Australia, Garuda bahkan cuma sempat berlatih dua kali.

Juru taktik asal Belanda itu bahkan mengakui tidak punya cukup waktu untuk menerapkan filosifi sepak bolanya, sehingga tetap memakai taktik Shin Tae-yong dengan menurunkan formasi 3-4-1-2.

Terlepas dari itu, Erick Thohir yang tidak menyinggung soal keputusan perubahan staf pelatih sebagai salah satu faktor kekalahan Timnas Indonesia dari Australia, percaya Garuda bisa bangkit di laga kontra Bahrain.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI