Suara.com - Timnas Indonesia punya kenangan apik ketika melawan Bahrain pada tahun 2007 lalu.
Timnas Indonesia vs Bahrain berakhir manis dengan skor 2-1 untuk kemenangan skuad Garuda.
Momen timnas Indonesia vs Bahrain kala itu terjadi pada Piala Asia 2007.
Saat itu, Indonesia menjadi tuan rumah dan laga melawan Dilmun Warriors digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
Berhasil mengalahkan Bahrain, timnas Indonesia kala itu diperkuat penuh oleh pemain lokal.

Di posisi kiper, Ivan Kolev yang memimpin tim Merah Putih memercayakannya kepada Jendri Pitoy.
Kemudian untuk posisi bek, dijg oleh Maman Abdurahman serta Charis Yulianto.
Mereka dibantu dengan dua bek sayap, M. Ridwan serta Richardo Salampessy.
Kemudian untuk sektor tengah diisi oleh nama-nama pemain bintang Indonesia kala itu.
Baca Juga: 3 Pemain Bahrain Paling Berbahaya Selain Mohamed Marhoon
Ivan Kolev memainkan Elie Aiby, Mahyadi Panggabean, Ponaryo Astaman, dan Firman Utina.
Di ujung tombak, ada duet maut Budi Sudarsono dengan Bambang Pamungkas.
Dalam pertandingan timnas Indonesia vs Bahrain kala itu, Ivan Kolev melakukan tiga pergantian pemain.
Ia memasukkan Eka Ramdani menggantikan Mahyadi Panggabean.
Lalu menarik Ponaryo Astaman dan memainkan Syamsyul Bachri serta mengganti Elie Aiboy dengan Supardi.
Kemenangan 2-1 pun diraih oleh timnas Indonesia saat itu atas Bahrain.

Dua striker skuad Garuda, yaitu Budi Sudarsono dan Bambang Pamungkas sama-sama mencetak gol.
Kini timnas Indonesia vs Bahrain akan kembali bertemu di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Duel timnas Indonesia vs Bahrain bakal sengit karena kedua tim sama-sama mengincar tiga poin.
Hal itu demi menjaga asa untuk lolos ke ajang Piala Dunia 2026.
Menariknya di laga timnas Indonesia vs Bahrain, skuad Garuda juga bakal banyak mengandalkan pemain naturalisais.
Berkaca dari laga sebelumnya melawan Australia, Patrick Kluivert memasang 10 nama pemain keturunan di starting line up.
Nah, untuk prediksi timnas Indonesia vs Bahrain yang digelar Selasa (25/3/2025) juga mungkin tak jauh berbeda.
Dalam pertandingan melawan Bahrain nanti, pelatih kemungkinan besar akan menurunkan formasi yang melibatkan tiga bek utama, yaitu Justin Hubner, Jay Idzes, dan Rizky Ridho.
Ketiga pemain ini sudah terbukti memiliki chemistry yang solid sejak era pelatih Shin Tae-yong, salah satunya terlihat ketika mereka berhasil menjaga gawang Timnas Indonesia tetap bersih dari gol saat mengalahkan Arab Saudi pada November yang lalu.
Formasi ini juga akan diperkuat dengan dua wing-back yang memiliki keseimbangan antara kemampuan menyerang dan bertahan, yakni Calvin Verdonk dan Kevin Diks.

Meski ada opsi lain seperti Dean James di posisi wing-back kiri, namun gaya bermain Calvin yang lebih aktif dalam menyerang membuatnya lebih dipilih untuk pertandingan melawan Bahrain.
Di lini tengah, pasangan Thom Haye dan Ivar Jenner bisa menjadi pilihan ideal untuk Patrick Kluivert.
Kedua pemain ini memiliki peran sebagai gelandang bertahan (nomor 6) yang saling melengkapi.
Thom Haye mungkin akan lebih ditugaskan untuk maju ke depan, mengalirkan bola, dan mendukung serangan.
Sementara Ivar Jenner akan berfokus pada peran sebagai penghenti serangan lawan.
Di posisi nomor 10, yang berfungsi sebagai pengatur serangan atau second striker, Eliano Reijnders menjadi opsi menarik.
Penampilannya yang impresif saat melawan Australia menunjukkan kemampuan Reijnders dalam mencari ruang dan memberikan kontribusi kreatif saat menyerang.
Atau Patrick Kluivert bakal tetap memercayakannya kepada Marselino Ferdinan.
Untuk lini depan, pelatih asal Belanda itu mungkin akan memilih Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny sebagai duet penyerang.
Keduanya memiliki gaya permainan yang serupa dan saling melengkapi.
Mereka bukanlah tipikal penyerang target man, tetapi lebih sebagai penyerang yang aktif bergerak mencari bola dan memiliki kemampuan dribbling yang mumpuni untuk merobek pertahanan lawan.