3 Pemain Bahrain Paling Berbahaya Selain Mohamed Marhoon

Arief Apriadi Suara.Com
Selasa, 25 Maret 2025 | 11:04 WIB
3 Pemain Bahrain Paling Berbahaya Selain Mohamed Marhoon
Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat menjamu Bahrain pada laga kedelapan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (25/3) malam WIB (Instagram/@bahrainnt)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat menjamu Bahrain pada laga kedelapan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (25/3) malam WIB.

Kedua tim saat ini sama-sama mengoleksi enam poin, dengan Indonesia menempati peringkat keempat dan Bahrain berada di posisi kelima karena selisih gol. Pertandingan ini menjadi krusial bagi kedua tim yang masih berpeluang lolos ke fase berikutnya.

Bahrain bukanlah lawan yang bisa dianggap enteng. Pada pertemuan pertama, mereka berhasil menahan Garuda 2-2 di kandangnya, di mana Mohamed Marhoon mencetak dua gol.

Selain Marhoon, terdapat beberapa pemain Bahrain lainnya yang patut diwaspadai oleh skuad Garuda.

Berikut adalah tiga pemain Bahrain yang dianggap paling berbahaya selain Mohamed Marhoon:

1. Ali Madan

Prediksi Timnas Indonesia vs Bahrain yang akan bentrokan di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Suara.com)
Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat menjamu Bahrain pada laga kedelapan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (25/3) malam WIB. (Suara.com)

Ali Madan merupakan penyerang sayap kanan berusia 26 tahun yang dikenal dengan kecepatan dan akurasi umpan silangnya. Bermain untuk East Riffa Club di liga domestik Bahrain, Madan telah memperkuat tim nasional sejak 2016 dan mencatat 11 gol dari 74 penampilan.

Dalam pertandingan melawan Jepang, meskipun timnya kalah, Madan tampil impresif dengan akurasi umpan mencapai 75%, menciptakan dua peluang, dan mengirim beberapa umpan silang berbahaya.

Pergerakannya di sisi kanan lapangan akan menjadi tantangan bagi lini pertahanan Indonesia, khususnya bagi Calvin Verdonk yang kemungkinan besar akan berhadapan langsung dengannya.

Baca Juga: Aksi Lucu Eliano Reijnders di Timnas Indonesia, Dean James Paling Sering Jadi Korban

2. Mahdi Al Humaidan

Mahdi Al Humaidan, winger kiri Bahrain, tampil agresif saat melawan Jepang.

Bermain 90 menit, ia mencatat dua tembakan, dua sentuhan di kotak penalti, dan empat umpan ke area berbahaya.

FotMob memberinya rating 6,9. Jay Idzes dkk. harus mewaspadainya.

3. Kamis Al-Aswad

Kamil Al-Aswad, playmaker Bahrain, jadi kunci permainan tim. Bermain penuh saat lawan Jepang, ia mencatat dua tembakan, dua peluang, dan 43 operan sukses.

Dengan rating 6,6 dari FotMob, ketenangannya di lini tengah patut diwaspadai.

Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Bahrain

Timnas Indonesia dan Bahrain memiliki sejarah panjang dalam dunia sepak bola internasional. Sejak pertemuan perdana pada tahun 1980, kedua tim telah berhadapan delapan kali di berbagai ajang resmi, menciptakan rivalitas yang menarik bagi para penggemar sepak bola.

Berdasarkan data dari laman 11v11, Indonesia mencatat dua kemenangan, sementara Bahrain unggul dengan tiga kemenangan.

Tiga pertandingan lainnya berakhir imbang. Statistik ini mencerminkan persaingan yang cukup ketat antara kedua tim sepanjang sejarah pertemuan mereka.

Pertandingan pertama antara Timnas Garuda dan Bahrain berlangsung pada 27 Agustus 1980 dalam ajang President's Cup.

Dalam laga tersebut, Indonesia sukses meraih kemenangan tipis dengan skor 3-2, menjadi awal dari catatan pertemuan kedua tim.

Salah satu laga paling dikenang terjadi pada 29 Februari 2012 dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2014. Saat itu, Indonesia harus menelan kekalahan telak dengan skor 0-10 dari Bahrain.

Kekalahan ini menjadi salah satu hasil terburuk dalam sejarah Timnas Garuda di kompetisi internasional.

Dalam pertemuan terakhir pada Oktober tahun lalu, kedua tim bermain imbang dengan skor 2-2. Hasil ini semakin menegaskan bahwa kekuatan Indonesia dan Bahrain cukup berimbang dalam beberapa tahun terakhir.

Salah satu kemenangan paling berkesan bagi Indonesia atas Bahrain terjadi di Piala Asia 2007. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Timnas Garuda sukses menumbangkan Bahrain dengan skor 2-1.

Kemenangan ini menjadi salah satu momen terbaik dalam sejarah sepak bola Indonesia di kancah internasional.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI