Dia menilai usaha-usaha Infantino mencerminkan komitmen menjadikan sepak bola sebagai wadah kemajuan, keberagaman, dan pemersatu global.
Erick berterima kasih karena Infantino telah memberi kesempatan kepada sepak bola Indonesia untuk bertransformasi.
"Usaha yang selalu ditunjukkan Mr. Gianni mencerminkan komitmen untuk menjadikan sepak bola sebagai wadah kemajuan, keberagaman, dan pemersatu global," ucap Erick lagi.
"Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya sudah memberikan kesempatan untuk sepak bola Indonesia bertransformasi. Melalui blueprint jangka panjang, kami akan terus melanjutkan kepercayaan yang sudah diberikan untuk membuat sepak bola Indonesia bersih dan berprestasi," lanjutnya.
Melalui cetak biru jangka panjang, Erick menyatakan akan terus membuat sepak bola Indonesia bersih dan berprestasi.
Infantino yang sebelumnya bekerja untuk UEFA, memulai kiprahnya di FIFA dalam Kongres Luar Biasa pada 2016 ketika dia terpilih sebagai Presiden FIFA dengan mengungguli Salman bin Ibrahim Al Khalifa, Pangeran Ali Al Hussein, dan Jerome Champagne.
Pria Swiss-Italia ini kemudian terpilih kembali sebagai Presiden FIFA dalam kongres tahunan pada 2019 di Paris saat dia menjadi calon tunggal, sehingga tidak diperlukan pemungutan suara.
Infantino kembali terpilih dalam kongres FIFA di Rwanda pada 2023, yang kembali tanpa pesaing.
Timnas Indonesia Bersiap Menghadapi Bahrain
Baca Juga: Timnas Indonesia Wajib Waspada, Bahrain Punya Catatan Wangi dalam Laga Tandang
Terlepas dari kedekatan Erick Thohir dengan FIFA, Timnas Indonesia akan kembali melawan Bahrain dalam pertandingan lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Selasa (25/3/2025).